Home PERTAMINA PHE Perluas Eksplorasi Migas New Frontier, Andalkan AI untuk Garap Shale Oil dan Deepwater
PERTAMINA

PHE Perluas Eksplorasi Migas New Frontier, Andalkan AI untuk Garap Shale Oil dan Deepwater

Share
PHE Perluas Eksplorasi Migas New Frontier, Andalkan AI untuk Garap Shale Oil dan Deepwater
Teknologi AI mendukung pengeboran eksplorasi PHE lebih efisien dan aman.
Share

Bali, hotfokus.com

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) terus memperluas eksplorasi migas di kawasan new frontier sebagai upaya memperkuat ketahanan energi nasional. Fokus pengembangan diarahkan pada sumber daya migas non-konvensional, wilayah laut dalam (deepwater), serta lapangan dengan karakteristik High Pressure High Temperature (HPHT).

VP Drilling & Well Intervention PHE Fata Yunus menjelaskan, perusahaan tetap menjaga keandalan sumur yang sudah berproduksi sembari menyiapkan pengeboran di area eksplorasi baru. Untuk mendukung target tersebut, PHE mengoptimalkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) dalam setiap tahapan operasi pengeboran.

“Fokus utama kami dalam seluruh operasi pengeboran dan intervensi sumur adalah pencapaian eksekusi yang sempurna tanpa adanya waktu non-produktif, sembari menjaga keekonomian proyek berada pada tingkat yang optimal,” ujar Fata saat SPE/IADC Asia Pacific Technology Conference di Bali, 5–6 Agustus 2026.

Selain menyiapkan proyek eksplorasi deepwater, PHE juga mengembangkan potensi shale oil pertama di Indonesia. Pengembangannya dilakukan melalui penerapan multi-wellpad, batch drilling, zipper frac, operasi simultan, serta desain pengeboran yang mengadopsi konsep factory model.

PHE juga menjadwalkan eksplorasi Multi-Stage Fracturing (MSF) tahap ketiga pada Desember 2026. Program tersebut menjadi bagian dari target penyelesaian 12 sumur MSF sepanjang tahun ini, sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi MSF pada reservoir bertekanan rendah maupun sumur konvensional.

Menurut Fata, pemanfaatan AI, digitalisasi, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi fondasi penting untuk membuka potensi migas di wilayah new frontier secara aman, efisien, dan berkelanjutan.

“Penerapan digitalisasi, kecerdasan buatan, serta kolaborasi yang erat bersama seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama bagi PHE untuk membuka potensi New Frontier seperti shale oil dan deepwater secara aman, efisien, dan berkelanjutan,” tutupnya. ***

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
APDT 2026 Bali Jadi Panggung Pertamina Drilling Pamer Inovasi Pengeboran
PERTAMINA

APDT 2026 Bali Jadi Panggung Pertamina Drilling Pamer Inovasi Pengeboran

Bali, hotfokus.com Pertamina Drilling memanfaatkan gelaran Asia Pacific Drilling Technology (APDT) Conference...

Dekom PHE Dorong Digitalisasi dan Efisiensi Operasi di Zona 13
PERTAMINA

Dekom PHE Dorong Digitalisasi dan Efisiensi Operasi di Zona 13

Matindok, hotfokus.com Dewan Komisaris PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memperkuat pengawasan operasi...

Pertamina Kebut Rantai Pasok Migas, TKDN dan Integritas Jadi Sorotan
PERTAMINA

Pertamina Kebut Rantai Pasok Migas, TKDN dan Integritas Jadi Sorotan

Surabaya, hotfokus.com Pertamina Regional Indonesia Timur mengumpulkan ratusan mitra usaha dalam Supplier...

PHI dan media perkuat sinergi komunikasi industri hulu migas.
PERTAMINA

Temu Media di Tarakan, PHI Dorong Informasi Hulu Migas Makin Terbuka

Tarakan, hotfokus.com Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mempererat hubungan dengan insan media di...