Tangerang, Hotfokus.com
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) kembali menghadirkan program sosial PHE Berbagi dengan jangkauan penerima manfaat yang lebih luas. Melalui tema “Energi Kebaikan, Menumbuhkan Harapan”, PHE memberikan santunan kepada 2.200 anak yatim dan kaum dhuafa dari 70 yayasan lintas agama.
Kegiatan tersebut berlangsung di Hall 1 ICE BSD, Tangerang, Sabtu (3/10/2026). Pelaksanaan tahun kedua ini menunjukkan peningkatan dibandingkan program serupa pada 2025 yang melibatkan 1.829 penerima manfaat dari 64 yayasan.
Tahun ini, PHE menggandeng yayasan yang mewakili lima agama di Indonesia. Perluasan tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan dalam membangun kepedulian dan kebersamaan.

Wakil Direktur Utama PHE Virano Nasution menjelaskan, PHE Berbagi berdiri di atas tiga pilar, yaitu Give Back, Engaging, dan Harmonizing. Ketiga pilar tersebut menjadi landasan perusahaan dalam menghadirkan manfaat sosial sekaligus membangun interaksi positif dengan masyarakat.
Give Back menjadi bentuk rasa syukur atas pencapaian perusahaan. Sementara itu, Engaging memberikan ruang interaksi yang ceria bagi anak-anak, sedangkan Harmonizing mengedepankan keberagaman sebagai modal sosial untuk memperkuat persatuan bangsa.
“Tugas utama kami adalah menjaga ketahanan energi nasional melalui pencarian serta produksi minyak dan gas bumi di seluruh pelosok negeri. Aktivitas hulu migas yang berisiko tinggi dan penuh tantangan ini tidak akan berjalan lancar tanpa adanya iklim harmoni, penerimaan sosial, dan doa tulus dari masyarakat,” ujar Virano.
Dalam kesempatan tersebut, Virano juga mengajak para penerima santunan untuk terus giat belajar dan berani mengejar cita-cita. Ia berharap anak-anak tersebut kelak dapat menjadi pemimpin sekaligus pahlawan energi masa depan.

PHE Berbagi 2026 terlaksana melalui kolaborasi keluarga besar Subholding Upstream. Sinergi tersebut melibatkan Regional 1 hingga Regional 5 serta anak usaha PHE, yakni PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI), PT Elnusa Tbk, dan PT Badak NGL.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat sekaligus hangat. Jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PHE, Direktur Utama Regional dan anak perusahaan Subholding Upstream, pemuka lima agama, serta Perwira Volunteer turut hadir dan mendukung pelaksanaan acara.
Di sisi lain, PHE terus mengarahkan pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas pada prinsip keberlanjutan melalui penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG).
Perusahaan juga memperkuat integritas dan budaya kepatuhan melalui penerapan tata kelola perusahaan yang baik serta pencegahan fraud. Upaya tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan kerja yang profesional, transparan, dan beretika.(***)
Leave a comment