Home PERTAMINA Pertamina Pangkas Waktu Perizinan 85%, Platform SYNERGY Sabet Penghargaan Internasional
PERTAMINA

Pertamina Pangkas Waktu Perizinan 85%, Platform SYNERGY Sabet Penghargaan Internasional

Share
Pertamina Pangkas Waktu Perizinan 85%, Platform SYNERGY Sabet Penghargaan Internasional
Share

Jakarta, hotfokus.com

PT Pertamina (Persero) mengakselerasi digitalisasi tata kelola perizinan melalui platform SYNERGY (Synchronize, Energize, & Digitalize).

Platform tersebut memadukan teknologi geospasial dan kecerdasan buatan untuk mengintegrasikan data izin, informasi spasial, dashboard pemantauan, serta fitur pencarian berbasis AI dalam satu sistem.

Pertamina mencatat implementasi SYNERGY mampu memangkas proses perizinan hingga 85 persen. Sistem ini juga mengelola lebih dari 5.000 dokumen aktif dan berpotensi menghasilkan efisiensi serta penghindaran biaya hingga US$25 juta.

Selain itu, SYNERGY mendukung pengelolaan 322 izin operasional kritikal. Proses sertifikasi ulang seluruh izin tersebut mencapai tingkat keberhasilan 100 persen tanpa keterlambatan.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono mengatakan pemanfaatan teknologi digital dan geospasial memberi dampak langsung terhadap kinerja perusahaan.

“Transformasi yang kami lakukan tidak hanya meningkatkan kepatuhan dan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat kemampuan perusahaan dalam mengambil keputusan strategis secara lebih cepat, akurat, dan berbasis data,” ujar Agung.

Atas inovasi tersebut, Pertamina meraih Special Achievement in GIS (SAG) Award 2026 dari Esri Inc. Penghargaan itu diberikan dalam ajang Esri User Conference 2026 di San Diego, Amerika Serikat, pada 17 Juli 2026.

VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan penghargaan itu memperlihatkan daya saing inovasi digital Indonesia di tingkat global.

“Transformasi digital geospasial yang kami lakukan menghasilkan manfaat nyata berupa peningkatan tata kelola, penguatan kepatuhan, efisiensi operasional, mitigasi risiko, serta penciptaan nilai bagi perusahaan,” kata Baron.

Pertamina juga memaparkan pengembangan kapabilitas geospasial melalui SYNERGY, GeoAI, dan SIMA Pro. Ke depan, teknologi tersebut menjadi fondasi untuk memperkuat pengambilan keputusan strategis, tata kelola aset, dan pertumbuhan bisnis berkelanjutan. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Gajah Aceh Terancam Kehilangan Ruang Jelajah, PHE NSO Gaspol Pulihkan Cot Girek
PERTAMINA

Gajah Aceh Terancam Kehilangan Ruang Jelajah, PHE NSO Gaspol Pulihkan Cot Girek

ACEH UTARA, Hotfokus.com Ancaman menyempitnya habitat gajah di Cot Girek, Aceh Utara,...

PHE Tuntaskan Seismik 6.000 Km, Potensi Migas Laut Selatan Jawa Mulai Dibidik
PERTAMINA

PHE Tuntaskan Seismik 6.000 Km, Potensi Migas Laut Selatan Jawa Mulai Dibidik

JAKARTA, Hotfokus.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) terus menggeber eksplorasi minyak dan...

Hiu Paus Makin Terancam, PIS Turun Tangan dengan Teknologi Canggih
PERTAMINA

Hiu Paus Makin Terancam, PIS Turun Tangan dengan Teknologi Canggih

JAKARTA, Hotfokus.com Hiu paus menghadapi ancaman serius di tengah aktivitas pelayaran. Di...

PERTAMINA

Pertamina Perkuat Pasokan Energi Timur, Avtur Ternate Disorot

JAKARTA, Hotfokus.com Pertamina memperkuat kesiapan infrastruktur energi di kawasan Indonesia Timur. Langkah...