Jakarta, Hotfokus.com
Upaya membangun kepedulian lingkungan sejak usia dini terus dilakukan PT Pertamina (Persero). Melalui program Sekolah Energi Berdikari STEM dan GreenBus Pertamina, perusahaan mengajak ribuan pelajar memahami isu energi dan lingkungan lewat pembelajaran yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Sebanyak 17.021 siswa tingkat SD hingga SMA telah mengikuti rangkaian program tersebut. Mereka tidak hanya mempelajari energi terbarukan, tetapi juga mengenal perubahan iklim, ekonomi sirkular, dan pengelolaan lingkungan melalui kegiatan langsung.
Pertamina kini memiliki 33 Sekolah Energi Berdikari STEM yang memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya dengan total kapasitas 105,6 kWp. Fasilitas ini mampu mendukung pengurangan emisi hingga 122,24 ton CO₂e setiap tahun, menghemat biaya listrik sekitar Rp217,6 juta, serta mendorong penanaman 530 pohon.

Selain belajar di sekolah, peserta GreenBus Pertamina juga mengunjungi berbagai lokasi binaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan. Dari sana, mereka melihat langsung praktik pengelolaan sampah, pemanfaatan energi terbarukan, ekonomi sirkular, hingga pemberdayaan masyarakat.
Para peserta kemudian mencatat pengalaman tersebut dalam Saku Hijau. Mereka juga membuat permainan edukasi bertema lingkungan agar pengetahuan yang diperoleh dapat menyebar kepada teman-teman di sekolah.
Salah satu peserta asal Bandung, Reyhan Syukur, mengatakan kegiatan tersebut mengubah cara pandangnya terhadap isu lingkungan.

“Setelah mengikuti GreenBus, saya memahami bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari,” ujar Reyhan.
VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menilai edukasi berbasis pengalaman penting untuk membentuk generasi yang peduli terhadap masa depan bumi.
“Generasi muda merupakan aset bangsa dan calon pemimpin masa depan. Kami ingin Green Warriors menjadi penggerak perubahan yang mampu menginspirasi keluarga, sekolah, dan komunitasnya,” kata Baron.
Melalui dua program tersebut, Pertamina menggabungkan pendidikan, energi bersih, dan aksi lingkungan. Langkah ini sekaligus memperkuat dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan dan agenda penanganan perubahan iklim. (*)
Leave a comment