Jakarta, hotfokus.com
Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, mengungkap perlunya perkuat
sumber daya manusia (SDM) industri profesional yang berdaya saing untuk mempercepat industrialisasi nasional.
“Sektor industri manufaktur masih menjadi tulang punggung ekonomi, karena merupakan salah satu sektor penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia,” katanya dalam keterangannya Senin (25/5/2026).
Karenanya, Agus menegaskan kebutuhan terhadap SDM industri yang kompeten dan tersertifikasi menjadi semakin penting.
Salah satu upaya yang dilakukan
melalui penguatan infrastruktur kompetensi, seperti menggelar pelatihan Asesor Kompetensi Angkatan 1 pada tahun ini.
Selain SDM profesional, menteri mengungkap pembangunan industri juga membutuhkan dukungan investasi dan teknologi.
Data Kemenperin mencatat industri makanan menjadi sektor manufaktur dengan penyerapan tenaga kerja terbesar selama 2025, karena berkontribusi sekitar 13,86 persen terhadap total tenaga kerja industri manufaktur.
“Kondisi ini menunjukkan bahwa industri manufaktur tetap berperan strategis dalam menciptakan lapangan kerja yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkap menteri.
Sementara itu, Kepala BPSDMI Doddy Rahadi, menambahkan penyediaan SDM industri yang kompeten perlu didukung infrastruktur kompetensi yang kuat, mulai dari Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), asesor kompetensi hingga Tempat Uji Kompetensi (TUK).

“Pelatihan ini wujud nyata fasilitasi pemerintah sekaligus bentuk sinergi antara pemerintah, industri, LSP, dan akademisi dalam memperkuat kompetensi SDM industri nasional,” jelasnya. (bi)
Leave a comment