Home NASIONAL Pengamat Minta Pemerintah Optimalkan Program Kartu Nelayan
NASIONAL

Pengamat Minta Pemerintah Optimalkan Program Kartu Nelayan

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Pengamat sektor kelautan dan perikanan Abdul Halim menginginkan pemerintah dapat mengoptimalkan program kartu nelayan dibandingkan dengan menggelontorkan wacara kartu baru seperti Kartu Sembako Murah.

“Tidak perlu (kartu baru), karena sudah terwakili di dalam kartu nelayan,” kata Abdul Halim di Jakarta, Minggu.

Menurut Abdul Halim, saat ini untuk nelayan dapat dikatakan tidak perlu lagi ada kartu lainnya tetapi yang lebih penting membenahi kekurangan yang ada di dalam pelaksanaan program kartu nelayan.

Abdul Halim yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan itu mengemukakan, sebenarnya distribusi program kartu nelayan sudah mencapai 85 persen.

“Kendalanya adalah bagaimana memaksimalkan kartu identitas tersebut sebagai sarana pelayanan hak-hak dasar nelayan sebagai warga negara dan penghormatan atas profesi mereka sebagai pahlawan protein,” paparnya.

Ia mengingatkan misalnya perlunya pemerintah untuk memperhatikan persoalan ketika masyarakat nelayan mengalami paceklik tangkapan ikan akibat dari cuaca ekstrim yang berakibat membuat mereka tidak bisa melaut pula.

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 01 Jokowi akan membagikan Kartu Sembako Murah untuk melengkapi sejumlah program bantuan sosial yang sudah diterapkan saat ini.

“Program PKH, Program Keluarga Harapan dan ranstra (beras sejahtera) akan saya perkuat dengan Program Kartu Sembako Murah seperti ini. Nanti ada Kartu Sembako Murah seperti ini,” kata Jokowi sambil mengangkat contoh kartu yang akan dibagikan di Sentul International Convention Center (SICC), di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/2).

Program PKH, Program Keluarga Harapan dan ranstra (beras sejahtera) akan saya perkuat dengan Program Kartu Sembako Murah seperti ini. Nanti ada Kartu Sembako Murah seperti ini,” kata Jokowi sambil mengangkat contoh kartu yang akan dibagikan di Sentul+ International Convention Center (SICC), di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/2).(ert)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
UMP 2026 Resmi Ditetapkan, ASPIRASI Nilai Kenaikan Belum Sentuh Kebutuhan Riil Buruh
NASIONAL

UMP 2026 Resmi Ditetapkan, ASPIRASI Nilai Kenaikan Belum Sentuh Kebutuhan Riil Buruh

Jakarta, Hotfokus.com Hampir seluruh provinsi di Indonesia telah menetapkan Upah Minimum Provinsi...

Program Magang Solusi Buat Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
NASIONAL

Program Magang Solusi Buat Siapkan Tenaga Kerja Kompeten

Jakarta, hotfokus.com Program magang di dalam maupun luar negeri dinilai merupakan instrumen...

KKP: PNBP Penataan Ruang Laut Tembus Rp775,60 Miliar
NASIONAL

KKP: PNBP Penataan RuangLaut Tembus Rp775,60 Miliar

Jakarta, hotfokus.com Langkah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menata ruang laut akhirnya...

RI Betot Potensi Transaksi Rp1,16 Triliun di CAEXPO 2025 di Tiongkok
NASIONAL

Panel Surya RI Mampu Unjuk Gigi di Pasar AS

Batam, hotfokus.com Keren, produk panel surya Indonesia unjuk gigi di pasar Amerika...