Home OPINI Pemuda Bukan Anak Ingusan Tetapi Emas Bagi Pahlawan Indonesia
OPINI

Pemuda Bukan Anak Ingusan Tetapi Emas Bagi Pahlawan Indonesia

Share
Share

Oleh : Salamuddin Daeng

Mengapa ? Pancasila itu adalah perjalanan sejarah Bangsa Indonesia. Perjalanan sejarah apa? yakni perjalanan sejarah dalam melawan kolonialisme dan imperialisme. Pancasila itu sejarah perjalanan bangsa. Pancasila itu sejarah perjuangan bangsa.

Tahun 1908 adalah tonggak penting bagi kesadaran akan kemerdekaan. Kesadaran ini dimulai anak anak Indonesia dari golongan para keluarga raja raja, bangsawan, orang orang kaya yang memiliki kesempatan menyekolahkan anak anak mereka. Jadilah generasi awal ini, tercerahkan. Sampailah mereka pada kesadaran bahwa bangsanya, rakyatnya, tertindas oleh penjajahan. Merekalah yang menanam benih benih kebangsaan Indonesia

Tahun 1928, kesadaran akan kebangsaan Indonesia mengkristal menjadi gerakan. Anak anak muda belia mewarisi pandangan para senior mereka melakukan prokalamsi pertama, menyatakan Berbangsa satu, Bertanah air satu, dan menggunakan Bahasa Persatuan yakniBahasa Indonesia.
Ini adalah gerakan kebangsaan yang menjadi kunci untuk membuka gembok penjajahan.

Para Pemuda , yang kalau orang orang sekarang dari sisi usia akan menyebut mereka sebagai anak ingusan, telah terbukti melakukan lompatan yang sangat besar yakni memprokamasikan Indonesia. Sehingga peristiwa ini sering disebut proklamasi kemerdekaan pertama.

Generasi Sumpah Pemuda inilah adalah generasi emas, yang terus melakukan pergulatan, bergerak, bertindak, sehingga sampailah pada 17 Agustus 1945 Indonesia merdeka diproklamasikan, dengan segenap kelengkapanmya yakni falsafah dan dasar negara Pancasila dan konstitusi negara yakni UUD 1945, yang keduanya bulat kuat dan tidak dapat dipisahkan.

Tahun 2028 adalah 100 tahun Sumpah Pemuda. Ini adalah waktu yang cukup bagi suatu bangsa yang telah diproklamasikan untuk memperkokoh landasan kebangsaannya. Di atas landasan itu lahir generasi generasi baru, pemuda belia yang baru yang akan melompat lebih tinggi lagi, melampaui pencapaian senior senior mereka.

Tahun 2045 adalah 100 tahun Indonesia merdeka. Inilah yang disebut sebagai tahun keemasan, Pancasila emas, UUD 1945 emas. Zaman kejayaan di atas usaha kaum milenial saat ini, para pemuda belia saat ini, mereka bukan anak ingusan, mereka adalah kaum pergerakan. Pemuda emas bagi Indonesia emas 2045. Selamat Hari Pahlawan.[•]

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Skenario Maduro Dalam Nasionalisasi Perusahaan Minyak Venezuela
OPINI

Skenario Maduro Dalam Nasionalisasi Perusahaan Minyak Venezuela

Oleh : Salamuddin Daeng China tampaknya kurang waspada dalam melakukan investasi migas...

KUHP Baru dan Republik 3-O: Antara Kedaulatan Hukum dan Bayangan Abuse of Power
OPINI

KUHP Baru dan Republik 3-O: Antara Kedaulatan Hukum dan Bayangan Abuse of Power

Oleh : Andi N Sommeng Indonesia akhirnya punya KUHP baru—lahir dari rahim...

Ekonomisasi Jasa Pelayanan, Ibarat Pungli Menjadi Beban
OPINI

Ekonomisasi Jasa Pelayanan, Ibarat Pungli Menjadi Beban

Oleh: Defiyan CoriEkonom Konstitusi Tiba-tiba saja muncul dinota atau bon sebagai bukti...

Opini SZ: Pungutan Biaya Service Pada Restoran dan Kafe
OPINI

Opini SZ: Pungutan Biaya Service Pada Restoran dan Kafe

Praktik pungutan biaya service (service charge) yang dibebankan kepada konsumen pada setiap...