Labuan Bajo, Hotfokus.com
PLN mempercepat pemulihan kelistrikan di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa berkekuatan M7,7 melanda wilayah tersebut pada Sabtu (15/8).
PLN berhasil menghidupkan kembali 11 Gardu Induk (GI) yang terdampak dalam waktu kurang dari 12 jam. Setelah sistem utama kembali normal, petugas kini bergerak memperbaiki jaringan distribusi yang rusak akibat gempa dan longsor.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyebut kondisi pasokan sudah mencukupi kebutuhan pelanggan. Daya mampu pasok mencapai 111 MW, sedangkan beban saat ini sekitar 95 MW dan kondisi normal sekitar 105 MW.

“Seluruh 11 Gardu Induk juga sudah pulih 100 persen. Artinya, dari sisi pasokan utama kita sudah sangat siap,” ujar Darmawan.
PLN Fokus Pulihkan Jaringan
PLN kini mengejar pemulihan satu penyulang yang masih mengalami gangguan. Sejumlah tiang listrik roboh dan patah sehingga petugas harus memperbaiki sekaligus mengganti infrastruktur yang rusak.
Perusahaan mengerahkan personel, material, dan peralatan secara intensif. Namun, PLN tetap memperhatikan faktor keselamatan karena gempa susulan masih berpotensi terjadi.

General Manager PLN UIW NTT F. Eko Sulistyono mengatakan Nagekeo dan Reo menjadi dua wilayah prioritas karena mengalami dampak cukup berat.
“Kami mengerahkan personel, material, dan peralatan secara masif dan terfokus ke wilayah Nagekeo dan Reo,” kata Eko.
Selain jaringan pelanggan, PLN memprioritaskan fasilitas vital seperti rumah sakit, bandara, kantor pemerintahan, dan lokasi pengungsian. PLN juga menggandeng pemerintah daerah, BPBD, TNI, serta Polri untuk mempercepat pemulihan hingga seluruh pelanggan kembali menikmati listrik. (*)
Leave a comment