Home EKONOMI OJK Klaim Hampir 50 Persen Akan Manfaatkan DP 0 Persen
EKONOMINASIONAL

OJK Klaim Hampir 50 Persen Akan Manfaatkan DP 0 Persen

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut sekitar 46 persen dari total perusahaan multifinance di Indonesia berpeluang memanfaatkan fasilitas DP 0 persen untuk kendaraan bermotor.

Kepala Departemen Pengawasan IKNB 2B OJK, Bambang W Budiawan mengatakan, perusahaan pembiayaan tersebut merupakan perusahaan yang memiliki non performance finance (NPF) dibawah 1 persen.

“Skema DP 0 persen dapat meningkatkan pertumbuhan pembiayaan industri karena dalam peraturan POJK 35 bukan hanya pada DP 0 persen, akan tetapi perluasan usaha, diantaranya kerjasama perusahaan pembiayaan dengan fintech,” tutur Bambang, Kamis (17/01)

Selain itu, Bambang menegaskan dalam aturan POJK 35/POJK.05/2018 skema DP 0 persen ini tidak wajib diimplementasikan pelaku pasar sehingga perusahaan yang tidak menerapkannya tidak akan dikenakan sanksi. (SA)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Investasi ke Obligasi Dilirik, HR dan HPE Emas Mendelik
NASIONAL

Investasi ke Obligasi Dilirik, HR dan HPE Emas Mendelik

Jakarta, hotfokus.com Banyak orang berduit lebih melirik obligasi untuk investasi ketimbang mengalihkan...

Industri Ngeluh Harga Bahan Baku Lokal Mahal. Kemenperin Akan Beri Solusi!
NASIONAL

Industri Ngeluh Harga Bahan Baku Lokal Mahal. Kemenperin Akan Beri Solusi!

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan memberi solusi terhadap keluhan pelaku industri...

Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University,
NASIONAL

Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University,

Jatinangor, Hotfokus.com Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengukuhkan Prof. Yudi Azis sebagai...

Perkuat Pengusaha Lokal dan Perluas Dunia Usaha
NASIONAL

Perkuat Pengusaha Lokal dan Perluas Dunia Usaha

Jakarta, hotfokus.com Wakil Menko Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo, menegaskan perlu memperkuat kapasitas...