Home EKONOMI Mendag: Kebijakan Tata Kelola Migor dan DMO Masih Tepat
EKONOMI

Mendag: Kebijakan Tata Kelola Migor dan DMO Masih Tepat

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso (Busan), menilai kebijakan dan regulasi terkait tata kelola minyak goreng (migor) dan domestic market obligation (DMO) masih tepat, meski tanpa memanfaatkan APBN.

“Ini sebagai bentuk dukungan dan kontribusi pelaku usaha produsen minyak goreng sawit dalam memastikan ketersediaan pasokan minyak goreng yang cukup dan terjangkau bagi masyarakat,” kata mendag, saat pertemuannya dengan perwakilan Himpunan Pengusaha Pengemasan Minyak Goreng Indonesia (HIPPMIGI) di kantornya, Selasa (18/3/2025).

Namun, ia menegaskan pelaksanaan pengawasan tata kelola minyak goreng dan skema DMO ini harus dikawal ketat.

Karenanya, Busan meminta seluruh pihak, baik kementerian/lembaga, Pemda, pelaku usaha maupun media bersama-sama bersinergi dan berkolaborasi untuk menjaga iklim usaha yang kondusif.

“Terutama memastikan ketersediaan pasokan Minyakita cukup dan harga jualnua terjangkau bagi seluruh masyarakat,” tandasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Mendag didampingi Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal Shoffan Shofwan, Direktur Tertib Niaga, Mario Josko dan Kabiro Humas Kemendag, N. M. Kusuma Dewi. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible
EKONOMI

Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible

Jakarta, hotfokus.com Ekspor rajungan sulit menembus pasar Amerika Serikat (AS), jika pelaku...

EKONOMI

Menkeu: Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh Tanpa Bahayakan APBN

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah akan memberi suntikan berupa stimulus ekonomi agar perekonomian tetap...

EKONOMI

Pundi Cadangan Devisa Kian Tebal 156,5 Miliar Dolar AS

Jakarta, hotfokus.com Pundi cadangan devisa (cadev) pemerintah akhir Desember 2025 makin tebal....

PPN DTP dorong pasar properti. Rumah123 catat permintaan hunian baru naik 16,8% sepanjang 2025.
EKONOMI

Marketplace Properti Ungkap Efek Nyata PPN DTP, Permintaan Naik Dua Digit

Jakarta, hotfokus.com Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) kembali membuktikan...