Home LISTRIK Listrik PLN Bikin Petani Bekasi Bisa Tanam 3 Kali, BBM Hemat 2.560 Liter
LISTRIK

Listrik PLN Bikin Petani Bekasi Bisa Tanam 3 Kali, BBM Hemat 2.560 Liter

Share
Listrik PLN Bikin Petani Bekasi Bisa Tanam 3 Kali, BBM Hemat 2.560 Liter
Program Electrifying Agriculture menjadi bentuk dukungan PLN kepada Kelompok Tani Berkah Sakabeh di Desa Cicau, Kabupaten Bekasi, dengan memanfaatkan energi listrik untuk sistem pengairan lahan pertanian. Penggunaan pompa berbasis listrik membantu memastikan kebutuhan air tetap terpenuhi, khususnya pada musim kemarau, sehingga kegiatan pertanian dapat berjalan lebih optimal dan efisien.
Share

Bekasi, Hotfokus.com

Petani di Desa Cicau, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kini punya cara baru menghadapi musim kemarau. Kehadiran listrik PLN membuat lahan pertanian seluas sekitar 40 hektare tetap mendapat pasokan air meski musim kering mencapai puncaknya.

Perubahan itu terjadi melalui program Electrifying Agriculture (EA) yang PLN hadirkan untuk Kelompok Tani Berkah Sakabeh. Program tersebut mengalihkan pengoperasian pompa irigasi dari bahan bakar minyak (BBM) ke energi listrik.

Peralihan sumber energi itu membuat petani lebih mudah mengatur kebutuhan air sekaligus mengurangi biaya operasional. Dampaknya, pola tanam kelompok tani juga ikut meningkat.

Kemarau Bukan Lagi Penghalang

Masum, petani sekaligus local hero dari Kelompok Tani Berkah Sakabeh, mengatakan penggunaan pompa berbasis listrik memberi perubahan besar bagi aktivitas pertanian.

Sebelumnya, petani harus menyiapkan BBM setiap kali membutuhkan pompa air. Kini, mereka dapat mengandalkan listrik untuk menjaga ketersediaan air di lahan.

“Dulu kami harus membeli BBM untuk menjalankan pompa air dan tetap bergantung pada musim. Sekarang air tersedia kapan saja karena menggunakan listrik. Biaya operasional jauh lebih hemat, pekerjaan lebih cepat, dan kami bisa menanam tiga kali dalam setahun,” tutur Masum.

Intensitas Tanam Naik Jadi 3 Kali

PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) mendukung perubahan tersebut dengan sambungan listrik baru berkapasitas 10.600 VA.

Sambungan itu terhubung dengan pompa irigasi dan instalasi listrik di kawasan pertanian yang berada di sekitar jalur transmisi SUTET 500 kV Cibatu–Deltamas.

Dengan pasokan listrik yang lebih mendukung, Kelompok Tani Berkah Sakabeh mampu meningkatkan frekuensi tanam dari dua kali menjadi tiga kali dalam setahun. Masum juga menyebut perubahan tersebut ikut mendongkrak pendapatan petani sekitar Rp12 juta per tahun.

Dukungan PLN tidak hanya menyasar sistem pengairan. Petani juga memperoleh dua unit traktor listrik, mesin perontok padi, mesin pemotong rumput listrik, serta saung petani yang dilengkapi panel listrik.

Selain itu, PLN membantu menyediakan bibit padi dan cabai. Petani juga mendapat pelatihan pengolahan hasil pertanian dan pemasaran produk.

Penggunaan BBM Turun 2.560 Liter

Pemanfaatan listrik tersebut tercatat mencapai 11.994 kWh dalam setahun. Di sisi lain, penggunaan listrik untuk kegiatan pertanian mampu menekan konsumsi BBM sekitar 2.560 liter per tahun.

Direktur Retail dan Niaga PLN M. Fahrur Rozy mengatakan listrik dapat menjadi penggerak aktivitas produktif apabila pemanfaatannya mampu meningkatkan hasil dan menekan biaya masyarakat.

“Ketika akses energi mampu meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, dan memperkuat pendapatan petani, maka listrik menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Rozy.

Secara nasional, jumlah pelanggan program Electrifying Agriculture dan Electrifying Marine (EA-EM) PLN hingga Agustus 2026 mencapai 450.654 pelanggan. Total daya terpasang tercatat 5.646 MVA, sedangkan konsumsi listrik mencapai 4.970,98 GWh.

General Manager PLN UIT JBT Amiruddin mengatakan PLN ingin memastikan manfaat program tersebut terus memberikan dampak bagi masyarakat.

Ilustrasi petugas PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah saat melakukan pemeriksaan infrastruktur kelistrikan agar pasokan listrik optimal untuk mendukung program Electrifying Agriculture di Kabupaten/Kota Bekasi dan sekitarnya.

“Kami ingin memastikan dukungan yang diberikan mampu mendorong kemandirian, meningkatkan produktivitas, dan membuka peluang bagi petani untuk mengembangkan usaha pertaniannya,” pungkas Amiruddin. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
PLN-Pelindo Gaspol Green Port! OPS Tanjung Priok Bisa Hemat 700 Liter BBM
LISTRIK

PLN-Pelindo Gaspol Green Port! OPS Tanjung Priok Bisa Hemat 700 Liter BBM

Jakarta, Hotfokis.com PLN dan Pelindo tancap gas mendorong elektrifikasi maritim. Keduanya meresmikan...

LISTRIK

Langkah Cepat PLN Atasi Defisit Listrik 600 MW di Sulawesi Bagian Selatan

Jakarta, Hotfokus.com Tekanan berat sedang melanda jaringan kelistrikan di wilayah Sulawesi Bagian...

MotoGP Mandalika 2026 di Depan Mata, PLN Kerahkan 500 Personel Amankan Listrik
LISTRIK

MotoGP Mandalika 2026 di Depan Mata, PLN Kerahkan 500 Personel Amankan Listrik

Mataram, Hotfokus.com Persiapan MotoGP Mandalika 2026 memasuki tahap penting. PLN memperkuat sistem...

LISTRIK

PLN Gaspol Tambah SPKLU! Andara Punya Charger Super Cepat, Isi Daya Cuma 20 Menit

DEPOK, Hotfokus.com Ekosistem kendaraan listrik di Indonesia terus mendapat suntikan infrastruktur baru....