Home NASIONAL Kunjungi Parlemen Indonesia, Vietnam Undang DPD Hadiri APPF 2018
NASIONAL

Kunjungi Parlemen Indonesia, Vietnam Undang DPD Hadiri APPF 2018

Share
Ketua DPD RI Oesman Sapta saat menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong beserta anggota Komite Sentral Partai Komunis Vietnam merangkap menteri kabinet Vietnam, Senayan Jakarta, Selasa (22/8).
Share

Jakarta, hotfokus – Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Oesman Sapta menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong beserta anggota Komite Sentral Partai Komunis Vietnam merangkap menteri kabinet Vietnam.

Pertemuan yang berlangsung secara tertutup berlangsung di Ruang Delegasi Ketua DPD RI, Gedung Nusantara III, Selasa (22/8), dan dihadiri pula oleh Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono serta sejumlah anggota Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP).

Ketua DPD RI, Oesman Sapta menjelaskan hubungan bilateral Indonesia dengan Vietnam di berbagai sektor semakin meningkat, khususnya untuk sektor ekonomi. Ia berharap kerjasama antara kedua negara dapat lebih ditingkatkan.

“Pertemuan ini banyak mengarah ke sektor ekonomi. Bagaimana mempercepat pertumbuhan kedua negara di bidang ekonomi,” ujarnya.

Oesman Sapta menambahkan, pertemuan hari ini belum secara spesifik membahas bentuk kerjasama yang akan terjalin ke depannya karena delegasi Vietnam belum bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Selain itu, Oesman Sapta menjelaskan pertemuan juga membahas tentang hubungan diplomasi yang terjalin di antara kedua negara, khususnya kerjasama antar parlemen. DPD RI berharap kerjasama antar parlemen dapat lebih ditingkatkan, hal ini dibuktikan dari undangan pihak Vietnam untuk menghadiri Asia Pacific Parliamentary Forum (APPF) yang akan berlangsung pada Januari 2018 mendatang.

“Tapi kita masih belum menjawab, kita masih lihat situasinya seperti apa nanti,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono menambahkan, parlemen Vietnam memiliki kaukus parlemen seperti halnya Indonesia. “Mereka juga punya kaukus parlemen seperti kita, artinya kita bisa menjalin hubungan yang lebih berkualitas lagi dengan Vietnam,” ujar Nono. (ken)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Ilustrasi IHSG anjlok 10,76 persen di tengah kekhawatiran perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia oleh MSCI.
NASIONAL

Pasar Saham Babak Belur Imbas Sentimen MSCI

Jakarta, Hotfokus.com Usulan MSCI untuk menurunkan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging...

Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp240 Triliun, Rokok Ilegal 1,3 Miliar Batang Disita!
NASIONAL

Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp240 Triliun, Rokok Ilegal 1,3 Miliar Batang Disita!

Jakarta, hotfokus.com Penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp240,1 triliun hingga akhir September...

NASIONAL

Hotspot Karhutla Anjlok 77,5%, Sumatera Selatan Justru Jadi Sorotan!

Jakarta, Hotfokus.com Titik panas atau hotspot yang menjadi indikasi kebakaran hutan dan...

Investasi ke Obligasi Dilirik, HR dan HPE Emas Mendelik
NASIONAL

Investasi ke Obligasi Dilirik, HR dan HPE Emas Mendelik

Jakarta, hotfokus.com Banyak orang berduit lebih melirik obligasi untuk investasi ketimbang mengalihkan...