Home Uncategorized Kolaborasi Internasional, PLN Maksimalkan Potensi Energi Hidro Nasional
Uncategorized

Kolaborasi Internasional, PLN Maksimalkan Potensi Energi Hidro Nasional

Share
Kolaborasi Internasional PLN Maksimalkan Potensi Energi Hidro Nasional
PLN, energi hidro, energi terbarukan, Net Zero Emission, PLN EBT, transisi energi, Kayan Cascade, Upper Cisokan, konferensi energi, kolaborasi energi, Swiss Indonesia, proyek PLTA
Share

Jakarta, hotfokus.com

PT PLN (Persero) terus memperkuat kolaborasi internasional dalam mengembangkan energi baru terbarukan, khususnya tenaga hidro. Upaya ini dilakukan guna mempercepat tercapainya target Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

Komitmen PLN ini terlihat dalam konferensi Indonesia–Switzerland Hydropower Conference 2025. Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Olivier Zehnder, menegaskan dukungan negaranya terhadap pengembangan tenaga hidro di Indonesia. Ia menyebut perusahaan Swiss telah aktif dalam sektor ini selama lebih dari satu abad.

Wakil Ketua International Hydropower Association (IHA), Karen Atkinson, turut mengapresiasi strategi energi Indonesia yang menempatkan tenaga hidro sebagai bagian utama dalam transisi energi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi demi terwujudnya proyek-proyek hidro yang berkelanjutan.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa tenaga hidro merupakan energi terbarukan paling potensial di Indonesia. Energi ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada impor energi fosil serta memperkuat ketahanan energi nasional sesuai visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Energi hidro adalah salah satu sumber EBT paling potensial yang dimiliki Indonesia dan dapat dikembangkan secara masif untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil, khususnya yang berasal dari impor. Untuk mengoptimalkan potensi ini, dibutuhkan kolaborasi erat dan berkelanjutan antara negara, industri, komunitas, termasuk IHA dan INAHA (Indonesian Hydropower Association),” ujar Darmawan dalam keterangan tertulis, Kamis (17/4/2025).

Dalam rencana pembangunan pembangkit listrik hingga 2034, sekitar 59% kapasitas berasal dari energi terbarukan, dengan 28% di antaranya adalah tenaga hidro. PLN juga menggarap proyek strategis seperti Mentarang Induk (1,3 GW), Kayan Cascade (9 GW), serta Upper Cisokan Pumped Storage (1.040 MW) yang didukung oleh World Bank.

PLN mencatat potensi tenaga hidro nasional sebesar 28,9 GW, dengan mayoritas berada di Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi. Langkah ini menjadi bagian dari cetak biru transisi energi Indonesia menuju ekosistem bersih, berdaya saing, dan berkelanjutan. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Kilang Balikpapan Naik Kelas! RFCC Complex Dorong Produksi BBM Euro 5
Uncategorized

Kilang Balikpapan Naik Kelas! RFCC Complex Dorong Produksi BBM Euro 5

Jakarta, hotfokus.com Proyek modernisasi Kilang Balikpapan kian menunjukkan tajinya. Residual Fluid Catalytic...

Gasifikasi Batu Bara Jadi Andalan! Pertamina–MIND ID Dorong DME untuk Tekan Impor LPG
Uncategorized

Gasifikasi Batu Bara Jadi Andalan! Pertamina–MIND ID Dorong DME untuk Tekan Impor LPG

Jakarta, hotfokus.com PT Pertamina (Persero) bersama Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID...

Menkeu: Bukan Sekadar Ganti Sopir. LPEI Harus Lakukan Pembenahan
Uncategorized

Menkeu: Bukan Sekadar Ganti Sopir. LPEI Harus Lakukan Pembenahan

Jakarta, hotfokus.com Pergantian pejabat baru di lingkungan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)...

KKP: Bangun 65 Kampung Nelayan Serap 17.550 Pekerja
Uncategorized

KKP: Bangun 65 Kampung Nelayan Serap 17.550 Pekerja

Jakarta, hotfokus.com Wow, Ribuan pekerja diserap dalam program pembangunan 65 Kampung Nelayan...