Home EKONOMI Kemenperin Pacu Hilirisasi Industri Olahan Jamur Tiram
EKONOMI

Kemenperin Pacu Hilirisasi Industri Olahan Jamur Tiram

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Pemerintah terus memacu hilirisasi terhadap industri kecil menengah (IKM) yang bergerak di sektor pengolahan jamur tiram. “Kami terus berusaha menumbuhkan pelaku IKM yang mampu mengolah dan memanfaatkan potensi sumber daya alam agar menjadi produk yang berdaya saing dan bernilai jual tinggi,” kata Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Reni Yanita, dalam keterangannya seperti dikutip Senin (30/10/2023).

Sehingga, ia berharap industri ini nantinya mampu memberi kontribusi yang signifikan, baik terhadap ekonomi daerah maupun nasional.

Dirjen mengaku banyak pelaku IKM di daerah yang memiliki potensi besar untuk mengembangkan komoditas unggulan daerahnya menjadi produk yang mempunyai nilai tambah lebih.

Dengan memiliki daya saing, IKM dapat bertahan ditengah persaingan di pasar. Karenanya dibutuhkan kemampuan IKM menghasilkan produk yang sesuai keinginan pasar dengan memanfaatkan sumber daya lokal.

Reni mengungkap jamur tiram merupakan salah satu sumber protein nabati yang dapat digunakan sebagai pengganti daging. Selain itu, budidaya jamur tiram juga relatif mudah dan dapat tumbuh cepat dengan ruang relatif kecil hingga bisa menjadi pilihan ideal untuk skala usaha, mulai dari rumahan hingga industri.

“Diharapkan penumbuhan pelaku wirausaha di sektor pengolahan pangan berbasis jamur tiram dapat membuka peluang bisnis serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam upaya melakukan peningkatan nilai tambah jamur tiram, yang perlu dilakukan antara lain adalah diversifikasi pengolahan produk pasca-panen. Pengolahan jamur tiram pasca-panen bertujuan memperpanjang umur simpan dan dapat dilakukan melalui teknologi pengawetan serta teknologi pengolahan.

Dengan begitu, jamur tiram nantinya dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti kuliner (makanan siap saji), makanan ringan (keripik jamur), penyedap rasa, hingga tepung jamur tiram, yang dalam pengolahannya harus tetap memperhatikan standar keamanan pangan,” jelas Reni. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible
EKONOMI

Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible

Jakarta, hotfokus.com Ekspor rajungan sulit menembus pasar Amerika Serikat (AS), jika pelaku...

EKONOMI

Menkeu: Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh Tanpa Bahayakan APBN

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah akan memberi suntikan berupa stimulus ekonomi agar perekonomian tetap...

EKONOMI

Pundi Cadangan Devisa Kian Tebal 156,5 Miliar Dolar AS

Jakarta, hotfokus.com Pundi cadangan devisa (cadev) pemerintah akhir Desember 2025 makin tebal....

PPN DTP dorong pasar properti. Rumah123 catat permintaan hunian baru naik 16,8% sepanjang 2025.
EKONOMI

Marketplace Properti Ungkap Efek Nyata PPN DTP, Permintaan Naik Dua Digit

Jakarta, hotfokus.com Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) kembali membuktikan...