Home EKONOMI Kemenperin Fokus Dorong Implementasi Kebijakan Hilirisasi Industri
EKONOMI

Kemenperin Fokus Dorong Implementasi Kebijakan Hilirisasi Industri

Share
kemenperin fokus dorong implementasi kebijakan hilirisasi industri
kemenperin fokus dorong implementasi kebijakan hilirisasi industri
Share

Jakarta, hotfokus.com

Kementerian Perindustrian fokus dan konsisten untuk terus mendorong implementasi kebijakan hilirisasi industri, salah satunya pembangunan industri smelter alumina.

“Selain menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang perindustrian, hilirisasi industri juga menjadi concern  Presiden Joko Widodo. Sehingga kita tidak perlu lagi ekspor bahan baku mentah, jadi, kita harus berani beralih, dengan ekspor barang dalam bentuk setengah jadi atau jadi,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto lewat keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Salah satunya yang digenjot adalah di industri pengolahan aluminium, yang tidak hanya bergerak di sektor hulu, tetapi sudah bergeser hingga produk hilir dan komponen.

Ini menjadi target dari Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035 yang ingin semakin memperdalam struktur industri nasional.

“Balakangan ini telah berkembang beberapa bidang industri pengolahan berbasis mineral logam, termasuk pengolahan bijih bauksit menjadi alumina, yang nantinya akan diolah menjadi logam aluminium,” papar Airlangga.

Untuk itu, Kemenperin memberikan apresiasi kepada PT Indonesia Asahan Aluminum/Inalum (Persero) yang bekerja sama dengan PT Antam Tbk., melalui anak usaha patungan mereka PT Borneo Alumina Indonesia (PT BAI), yang melakukan Pencanangan Pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery di Desa Bukit Batu, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

“Seiring pencanangan tersebut, kami berharap dapat mendorong percepatan pembangunan fasilitas pengolahan alumina dan aluminium di dalam negeri, yang pada akhirnya akan meningkatkan kapasitas industri aluminium nasional,” tutur Direktur Industri Logam Dini Hanggandari yang turut menghadiri pencanangan tersebut, mewakili Menperin.

Saat ini, kapasitas pengolahan bauksit menjadi alumina di Indonesia mencapai 1,3 juta ton per tahun yang terdiri dari 1 juta ton smelter grade alumina dan 300 ribu ton chemical grade alumina.

“Jadi, dari proyek Smelter Grade Alumina di Mempawah, akan bertambah lagi sebesar 1 juta ton alumina per tahun,” ungkap Dini. (ert)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Menperin Baru: Industri, Motor Ekonomi & Serap Tenaga Kerja
EKONOMI

Menperin Baru: Industri, Motor Ekonomi & Serap Tenaga Kerja

Jakarta, hotfokus.com Sektor industri menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan...

Penempatan Manajer KDKMP Bikin Heboh, Kemenkop Buka Fakta di Baliknya
EKONOMI

Penempatan Manajer KDKMP Bikin Heboh, Kemenkop Buka Fakta di Baliknya

Jakarta, Hotfokus.com Penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tengah menjadi sorotan...

EKONOMI

Perpres Ditandatangani, KDKMP Jadi Simpul Distribusi Barang Bersubsidi

Jakarta, Hotfokus.com Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...

3 Jurus Buat Pacu Pertumbuhan Ekonomi. Investasi, Produktivitas dan Ekspor
EKONOMI

3 Jurus Buat Pacu Pertumbuhan Ekonomi. Investasi, Produktivitas dan Ekspor

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah masih mengantisipasi ketidakpastian masalah terkait energi dan logistik akibat...