Jakarta, Hotfokus.com
Kementerian Koperasi menggandeng Majelis Ulama Indonesia untuk memperkuat ekonomi umat melalui pengembangan koperasi. Kolaborasi ini menargetkan pemberdayaan ekonomi berbasis desa agar lebih produktif dan berkelanjutan.
Menteri Koperasi, Fery Juliantono, menegaskan kerja sama ini menjadi langkah konkret, bukan sekadar simbolis. Ia menyoroti program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pilar utama penggerak ekonomi lokal.
“Program ini adalah pengejawantahan Asta Cita Presiden, membangun dari bawah. Koperasi akan jadi solusi masalah mendasar di desa,” ujarnya di Kantor Pusat MUI, Jakarta (7/4).
Fery juga mendorong peran aktif MUI yang menaungi puluhan organisasi masyarakat Islam. Ia menilai potensi ekonomi umat sangat besar jika terhubung dengan sektor riil, termasuk melalui penguatan produksi dan distribusi.

“Umat Islam harus punya pabrik sendiri. Kita punya kekuatan besar, momentum ini harus masuk ke sektor riil,” tegasnya.
Melalui skema ini, gerai koperasi Merah Putih akan berperan sebagai offtaker produk lokal, terutama dari UMKM berbasis ormas Islam. Strategi ini diharapkan membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat rantai pasok.
Wakil Ketua Umum MUI, M. Cholil Nafis, menyambut kolaborasi ini dengan optimisme. “Mari wujudkan kesepahaman dengan ta’awun dan takaful untuk membangun negeri,” katanya.
Ia menilai koperasi menjadi instrumen efektif dalam mendorong ekonomi syariah dan memperkuat ekosistem halal nasional. Dukungan ormas di bawah MUI pun siap diarahkan untuk menyukseskan program koperasi desa Merah Putih. (DIN/GIT)
Leave a comment