Home NASIONAL Jokowi Minta Perangkat Desa Tidak Demo di Depan Istana
NASIONAL

Jokowi Minta Perangkat Desa Tidak Demo di Depan Istana

Share
Share
JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta agar perangkat-perangkat desa tidak menggelar demo di depan Istana Negara. Alasannya saat ini sedang musim hujan. Lagi pula, lanjut Presiden, tuntutan mereka telah dikabulkan.
Pemerintah, kata Jokowi, akan menyetarakan penghasilan perangkat desa setara dengan pendapatan Aparatur Sipil Negara (ASN) Golongan IIA. Untuk itu, dua Peraturan Pemerintah (PP), yaitu PP Nomor 11 Tahun 2015 dan PP Nomor 47 Tahun 2015 akan segera direvisi.
“Saya sudah perintahkan paling lama 2 (dua) minggu setelah hari ini. Jadi Bapak, Ibu, dan saudara-saudara sekalian, ditunggu dua minggu nanti akan segera kita keluarkan revisi PP-nya ,sehingga segera bisa dilaksanakan dari perintah PP yang ada,” ucap Presiden Jokowi saat menemui aksi para perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (14/1/19) siang.
Selain itu, Presiden menambahkan, bahwa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan juga akan diberikan kepada seluruh kepala desa dan perangkat desa.
“Jadi setelah kita bertemu di sini, Bapak, Ibu, dan saudara-saudara sekalian tidak usah demo di depan Istana. Saya ingin menyampaikan marilah kita semuanya kembali ke daerah masing-masing dan berdoa semuanya agar kita selamat sampai ke tempat tujuan,” pungkas Presiden Jokowi.
Sementara Ketua Umum Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Mujito, membenarkan Jokowi menyanggupi akan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) terkait penghasilan perangkat desa.
“Jadi Pak Presiden dalam 2 minggu dari sekarang, maksimal, itu akan menerbitkan PP terkait dengan regulasi penghasilan tetap perangkat desa,” tuturnya.
Mujito pun menyampaikan terima kasih karena Jokowi dinilainya telah meningkatkan kesejahteraan desa melalui dana desa. Ia mengaku lega lantaran usulannya tentang gaji perangkat desa telah diterima Jokowi.
“Jadi alhamdulillah hari ini sudah clear, jadi sudah mencair. Hari ini kita sudah enjoy. Kami sangat mendukung kepada beliau Pak Presiden karena tuntutan kami sudah diterima,” ucapnya. (kn/acb)
Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Surplus perdagangan RI 2025 tembus USD 41 miliar, ditopang nonmigas. Migas masih defisit meski mulai membaik.
NASIONAL

Surplus Dagang RI 2025 Meroket, Nonmigas Jadi Penyelamat Saat Migas Tersendat

Jakarta, hotfokus.com Kabar baik datang dari neraca perdagangan Indonesia. Badan Pusat Statistik...

Kopontren Masuk Rantai Pasok MBG, Peluang Baru Perkuat Ekonomi Pesantren
NASIONAL

Kopontren Masuk Rantai Pasok MBG, Peluang Baru Perkuat Ekonomi Pesantren

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah membuka peluang besar bagi koperasi pondok pesantren (kopontren) untuk...

Konsentrat Tembaga
NASIONAL

Permintaan Meningkat, HPE Konsentrat Tembaga Kembali Melesat

Jakarta, hotfokus.com Permintaan pasar global terus meningkat, harga patokan ekspor (HPE) konsentrat...

Mentan Minta Aparat Tindak Produsen & Distributor Lakukan Offside HET MinyaKita
NASIONAL

Mentan Minta Aparat Tindak Produsen & Distributor Lakukan Offside HET MinyaKita

Bandung Barat, hotfokus.com Menteri Pertanian yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas),...