Home Uncategorized Demi Indonesia Maju 2045, Pendapatan Perkapita Harus Capai USD30.300
Uncategorized

Demi Indonesia Maju 2045, Pendapatan Perkapita Harus Capai USD30.300

Share
Share

Bogor, hotfokus.com

Pemerintah menargetkan di tahun 2024 Indonesia bisa meningkat statusnya menjadi negara maju. Namun diakui untuk menuju ke target tersebut tidak mudah karena salah satu prasyarat utama adalah menaikkan pendapatan perkapita per tahun rata-rata ke level USD30.300 atau setara Rp475 juta per tahun.

Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM Bidang Hubungan Antar Lembaga, Riza Damanik menjelaskan saat ini pendapatan per kapita rata-rata baru di level USD4.919,7 per tahun atau setara Rp75 juta per tahun.

“Diperlukan upaya untuk meningkatkan pendapatan hingga 5-6 kali lipat dari yang diperoleh hari ini untuk bisa menjadi negara maju, memang ini tidak mudah karena struktur usaha mayoritas adalah usaha mikro,” kata Riza dalam media gathering di Bogor, Kamis (16/5/2024).

Salah satu strategi yang bisa dilakukan untuk memenuhi syarat menjadi negara maju adalah dengan mendorong peningkatan kelas usaha. Dengan cara ini maka secara langsung akan berdampak pada peningkatan pendapatan pelaku usaha.

“Jadi strateginya adalah pelaku usaha yang mikro-mikro ini perlu melakukan agregasi dan berkumpul berdasarkan klaster atau membentuk koperasi agar produktivitasnya lebih tinggi dan hasilnya juga lebih baik,” katanya.

Dikatakan Riza bahwa selama ini struktur usaha nasional masih didominasi oleh sektor usaha mikro yang mencapai 99,62 persen, usaha kecil 0,30 persen, usaha menengah 0,06 persen dan usaha besar sebesar 0,01 persen.

Dengan struktur usaha yang demikian, lanjut Riza, perlu komitmen yang kuat dan serius dari pemerintah agar target menjadi Indonesia maju bisa terpenuhi dengan memastikan sektor usaha lebih fokus pada pengembangan sektor industri dan jasa. Kemudian hal yang paling penting adalah melalui penciptaan lapangan kerja kelas menengah.

“Struktur ekonomi yang seperti ini tentu akan sulit bagi kita untuk bisa menjadi negara maju, maka salah satu pekerjaan besar adalah bagaimana menciptakan industri menengah yang menjadi agregator bagi usaha kecil,” ulasnya. (DIN/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Uncategorized

BEI Buka Fitur Repo SBSN, Pasar Keuangan Syariah Berpeluang Makin Likuid

Jakarta, hotfokus.com PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan fitur transaksi Repurchase...

Pertamina dan BPH Migas Pastikan Distribusi Biosolar di Jatim Membaik, Antrean Kendaraan Menurun
Uncategorized

Pertamina dan BPH Migas Pastikan Distribusi Biosolar di Jatim Membaik, Antrean Kendaraan Menurun

Jakarta, hotfokus.com PT Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan...

PHI Pererat Kolaborasi dengan Media untuk Dukung Ketahanan dan Produksi Migas Nasional
Uncategorized

PHI Pererat Kolaborasi dengan Media untuk Dukung Ketahanan dan Produksi Migas Nasional

Jakarta, hotfokus.com PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) terus memperkuat hubungan dengan kalangan...

Komut Pertamina Tinjau KANG ILING, Program CSR yang Sulap Limbah Jadi Peluang Usaha Warga Pesisir
Uncategorized

Komut Pertamina Tinjau KANG ILING, Program CSR yang Sulap Limbah Jadi Peluang Usaha Warga Pesisir

Sidoarjo, hotfokus.com Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, mengunjungi Desa Kalanganyar,...