Home NASIONAL Bencana Hantam Tiga Provinsi, Mentan Amran Gerak Cepat Selamatkan 107 Ribu Hektare Sawah
NASIONAL

Bencana Hantam Tiga Provinsi, Mentan Amran Gerak Cepat Selamatkan 107 Ribu Hektare Sawah

Share
Bencana Hantam Tiga Provinsi, Mentan Amran Gerak Cepat Selamatkan 107 Ribu Hektare Sawah
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat langsung memicu alarm di sektor pangan. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat sejak hari pertama demi menjaga lahan dan menyelamatkan petani.

Amran menegaskan pemerintah tidak menunggu situasi memburuk. Begitu laporan masuk dari daerah, tim Kementan langsung turun ke lapangan untuk mengawal pemulihan pertanian agar produksi tidak terhenti terlalu lama.

“Kami tidak menunggu lama. Begitu mendapat laporan dari daerah, tim langsung turun,” tegas Mentan Amran, Kamis (15/1/2026).

Data per 13 Januari 2026 menunjukkan dampak yang tidak kecil. Total sawah terdampak di tiga provinsi itu mencapai 107.324 hektare. Rinciannya, kerusakan ringan seluas 56.077 hektare, rusak sedang 22.152 hektare, dan rusak berat 29.095 hektare. Dari angka tersebut, sekitar 44,6 ribu hektare tanaman padi dan jagung mengalami puso atau gagal panen.

Tekanan juga menghantam subsektor lain. Lahan perkebunan non-sawit seperti kopi, kakao, dan kelapa dalam terdampak seluas 29.310 hektare. Sementara itu, kerusakan hortikultura tercatat 1.803 hektare. Kondisi peternakan ikut terpukul dengan lebih dari 820 ribu ekor ternak dilaporkan mati atau hilang.

Tak hanya lahan, infrastruktur pertanian pun ikut porak-poranda. Kementan mencatat 58 unit Rumah Potong Hewan rusak, 2.300 unit alat mesin pertanian hilang, 74 Balai Penyuluhan Pertanian terdampak, tiga bendungan rusak, jaringan irigasi sepanjang 152 kilometer terganggu, serta 820 unit jalan produksi terkena dampak.

Untuk mengejar pemulihan, Kementan langsung menggelontorkan bantuan darurat. Mesin pertanian disalurkan agar pengolahan lahan bisa dipercepat, sekaligus membuka jalan bagi rehabilitasi lahan pascabencana.

“Sebagai respons cepat, kami menyalurkan alsintan dan menyiapkan rehabilitasi lahan agar petani bisa segera kembali menanam,” ujar Amran.

Langkah cepat ini menjadi krusial agar guncangan bencana tidak berubah menjadi krisis pangan baru di wilayah terdampak. (SA/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Menperin Minta Industri Gunakan Mata Uang Lokal Pada Transaksi Ekspor

Jakarta, hotfokus.com Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, meminta kalangan industri menggunakan...

BI menaikkan suku bunga menjadi 5,50 persen. Pengamat menilai langkah ini penting menjaga rupiah dan mengendalikan inflasi.
NASIONAL

BI Tiba-Tiba Naikkan Suku Bunga Lagi, Kenapa?

Jakarta, hotfokus.com Bank Indonesia (BI) secara mengejutkan memutuskan menaikkan suku bunga acuan...

DSI Jadi Gerbang Tunggal Ekspor SDA, Pemerintah Pastikan Transparan dan Tak Ganggu Kontrak Lama
NASIONAL

DSI Jadi Gerbang Tunggal Ekspor SDA, Pemerintah Pastikan Transparan dan Tak Ganggu Kontrak Lama

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah memastikan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI akan...

Kementan dan Pemkab Pekalongan mempercepat tanam tebu untuk mendukung swasembada gula nasional pada 2026.
NASIONAL

Percepatan Tanam Tebu Digenjot, Pekalongan Kejar Target 234 Hektare untuk Dukung Swasembada Gula

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Pertanian bersama Pemerintah Kabupaten Pekalongan mempercepat upaya swasembada gula...