Home NASIONAL Bawaslu Bakal Rekrut 800 ribu Lebih Pengawas TPS
NASIONALPOLITIK

Bawaslu Bakal Rekrut 800 ribu Lebih Pengawas TPS

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) akan merekrut 805.062 Pengawas TPS yang tersebar di 514 kabupaten/kota, 7.201 Kecamatan dan 83.370 Desa/Kelurahan di seluruh Indonesia.

Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo menjelaskan, sesuai Undang-Undang No 7 Tahun 2017, Pengawas TPS paling lambat dibentuk 23 hari menjelang hari pemungutan suara. Menurutnya, merekrut 805.062 orang tentu bukan pekerjaan yang mudah.

“Begitu pentingnya tahapan pemungutan suara ini tentu membutuhkan orang-orang yang bisa melaksanakan tugas pengawasan pemungutan suara di TPS dengan baik,” ujar Dewi dalam pernyataanya.

Di samping merekrut pengawas TPS, jelas Dewi, Bawaslu juga punya kewajiban melatih saksi peserta Pemilu di tiap TPS.

Bawaslu akan berupaya menghasilkan saksi yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengawal proses Pemilu 17 April 2019 mendatang.

“Pelatihan bagi saksi ini kewenangan baru yang diberikan undang-undang yang tentunya menjadi tantangan bagi Pengawas Pemilu,” pungkas Dewi. (SA)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Pelatihan PMI Batch 2 Dibuka, Lulusan D3 hingga S2 Bisa Ikut

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah kembali membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi...

Sub Judul: Nama Mantan Direktur KPLP Muncul di Kursi Ketua KNKT
NASIONAL

Breaking News! Ahmad Dikabarkan Jadi Ketua KNKT, Diumumkan Besok

Nama Mantan Direktur KPLP Muncul di Kursi Ketua KNKT Jakarta, Hotfokus.com Kabar...

NASIONAL

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan Di Level 5,75 Persen

Jakarta, hotfokus.com Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate...

Kemenperin: Tak Ada Tambahan Kuota dan Pasokan Gula Kristal Mentah
NASIONAL

Kemenperin: Tak Ada Tambahan Kuota dan Pasokan Gula Kristal Mentah

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan tak ada tambahan kuota dan alokasi...