Home HUKUM Lengkapi Berkas, Satgas Antimafia Bola Kembali Periksa Ratu Tisha
HUKUMNASIONAL

Lengkapi Berkas, Satgas Antimafia Bola Kembali Periksa Ratu Tisha

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Satgas Antimafia Bola harus bekerja keras dalam sepekan ini untuk melengkapi seluruh berkas empat perkara sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Agung.

Mereka berusaha agar seluruh berkas tersebut tidak ditolak Jaksa Penuntut Umum lagi. Untuk melengkapi seluruh berkas tersebut, penyidik pun memeriksa kembali beberapa saksi.

Menurut Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, seluruh saksi yang dinilai keterangannya berguna dalam kasus tersebut diperiksa.

Yang paling baru adalah pemeriksaan kepada Sekjen PSSI Ratu Tisha pada Jumat (29/3). Tisha diperiksa di Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan terkait 4 kasus yang sedang ditangani.

Dedi menuturkan pemeriksaan kepada Tisha sama seperti sebelumnya. Hanya sebagai saksi saja. tujuannya, untuk menjelaskan kembali struktur organisasi PSSI yang sejauh ini banyak terlibat pengaturan skor.

Tapi tidak tertutup kemungkinan jika memang nanti Tisha ataupun petinggi PSSI lainnya akan ditetapkan sebagai tersangka. Sejauh ini, bukti untuk  mengarah kepada hal tersebut masih belum ditemukan. Pihaknya masih berfokus untuk  melengkapi berkas terlebih dahulu agar bisa cepat P21 alias disidangkan.

Sejauh ini, pemeriksaan kepada Jokrdi sudah selesai. Hasil pemeriksaan itu nantinya akan dicocokkan dengan beberapa saksi lainnya. Termasuk Tisha.

Menurut sumber internal kepolisian, pemeriksaan Tisha itu tidak lepas dari pertemuan petinggi-petinggi PSSI beberapa waktu lalu dengan beberapa pimpinan Polri. Pertemuan yang dilakukan usai Plt Ketua Umum Joko Driyono ditahan oleh Satgas Antimafia Bola pada 20 April lalu.

Sumber tersebut menambahkan dalam pertemuan itu, beberapa petinggi PSSI yang dilihatnya merupakan Anggota Exco PSSI itu mengaku jera dengan kasus pengaturan skor. mengaku sudah lepas tangan atas tindakan Satgas Antimafia Bola yang mengungkap tuntas kasus pengaturan skor di sepak bola Indonesia.

“Proses hukum yang dijalani itu membuat mereka jera. Membuat mereka tidak melakukan pengaturan skor lagi,’’ ucapnya.

Terkait seberapa dalam fenomena pengaturan skor    terjadi, sumber tersebut menuturkan sebenarnya pengaturan skor ini tidak dilakukan secara terstruktur. Melainkan, menjadi rahasia umum yang dilakukan sendiri-sendiri. ”Mereka sama-sama tau, si a mainkan pertandingan ini. Si b mainkan pertandingan ini. Tapi, semua diam, karena sama-sama main, urainya.

Di luar itu, Kasatgas Antimafia Bola Brigjen Hendro Pandowo   menuturkan, langkah satgas akan sangat disayangkan bila berhenti hanya di penegakan hukum. Pengawasan terhadap jalannya sepak bola agar menjunjung tinggi fair play perlu dilakukan. ”Karena itu penting untuk membentuk semacam penegakan hukum terpadu untuk sepak bola bersama kepolisian,” ujarnya.

Dia mengatakan, penegakan hukum terpadu ini bisa beranggotakan Komisi Disiplin PSSI, Kepolisian hingga penegak hukum lainnya. Tujuannya, tentu bisa merespon lebih cepat bila terjadi kejanggalan dalam permainan. ”Ini gagasan ya,” pungkasnya.(ert)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Transisi Ekonomi Hijau Bakal Banyak Lahirkan Profesi Baru
NASIONAL

Transisi Ekonomi Hijau BakalBanyak Lahirkan Profesi Baru

Serang, hotfokus.com Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkap transisi ekonomi hijau bakal melahirkan...

NASIONAL

Pemerintah Gaspol Buka 25 Prodi Dokter Spesialis, Daerah 3T Jadi Sasaran!

JAKARTA, hotfokus.com Pemerintah tancap gas memperluas pendidikan dokter spesialis untuk mengejar ketimpangan...

NASIONAL

Layanan Pertanahan 10 Hari Dikebut, ATR/BPN Bidik Transformasi 100 Persen

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mempercepat transformasi...

21 Tokoh Dunia Datang Ke Tambling , Sofyano Zakaria : Indonesia Harus Memastikan Kunjungan ini Berujung Manfaat Nyata
NASIONALOPINI

21 Tokoh Dunia Datang Ke Tambling, Sofyano Zakaria: Indonesia Harus Memastikan Kunjungan ini Berujung Manfaat Nyata

Lampung, Hotfokus.com Kehadiran 21 penerima Nobel, Turing Award, ilmuwan, akademisi, dan tokoh...