Home NASIONAL Pertamina MOR V Siagakann SPBU Kantong di Sejumlah Titik
NASIONAL

Pertamina MOR V Siagakann SPBU Kantong di Sejumlah Titik

Share
SPBU kantong 21
SPBU kantong 21
Share

Jakarta, hotfokus.com

Untuk mengantisipasi kemacetan yang berpotensi terjadi di titik sejumlah wisata di Jawa Timur, Pertamina MOR V akan menyiagakan beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kantong. Diantaranya di SPBU Lumajang, SPBU Jember Selatan, SPBU Batu, SPBU Probolinggo dan SPBU Pepen.

”SPBU kantong ini kita siapkan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung di sejumlah kawasan wisata,” kata General Manager Pertamina MOR V, Ibnu Chouldum dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Rabu (20/12).

Selain itu, kita juga akan menyiagakan 1 unit mobil dispencing di Malang dan kios-kios BBK di exit tol Krian serta rest area tol Kedungmlati, Jombang – Mojokerto,” tambah Ibnu.

Masih menurut Ibnu, untuk memperlancar pasokan BBM, pihaknya juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang bertugas sejak tanggal 18 Desember 2017 hingga 7 Januari 2018. “Tim Satgas ini berperan khusus dalam memantau penyaluran BBM mulai dari penguatan stok, kelancaran distribusi di jalan raya hingga pemantauan kondisi di lapangan,” tukasnya.

Diharapkan, dengan adanya tim Satgas ini, ketersediaan BBM di masyarakat dapat terpenuhi. “Tim ini harus ada meskipun di wilayah kami sendiri tidak pernah ada kelangkaan BBM. Kalau keterlambatan pasokan itu iya,” ujarnya.

Terkait perkiraan kenaikan konsumsi BBM di wilayah Jawa Timur (Jatim), Bali dan Nusa Tenggara (Nusra) menjelang Natal dan tahun Baru, pihaknya memprediksi sekitar 1% dari pemakaian normal. “Kenaikan itu terjadi untuk semua jenis BBM seperti Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo,” ucapnya.

Ia menjelaskan, dalam sehari konsumsi normal di Jatim untuk Premium 3.624 kiloliter (kl) per hari akan naik menjadi 3.679 kl perhari, Pertalite 5.694 kl per hari menjadi 5.791 kl per hari, Pertamax 3.000 kl perhari menjadi 3.030 kl per hari, Pertamax Turbo 125 kl per hari menjadi 126 kl perhari.

Sementara untuk Solar, Dexlite serta Pertamina Dex mengalami penurunan sekitar 4%. Solar konsumsi normal harian dari 5.482 kl per hari menjadi 5.262 kl per hari, Dexlite 121 kl pwr hari menjadi 116 kl per hari dan Pertamina Dex dari 90 kl per hari menjadi 86 kl per hari. “Puncak konsumsi BBM kami perkirakan terjadi pada tanggal 23 Desember 2017,” katanya.(ral)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Siap-Siap! Cukai Minuman Manis Dibidik Mulai 2027, Negara Incar Rp1,7 Triliun

Jakarta, Hotfokus.com Minuman manis dalam kemasan berpotensi menghadapi pungutan baru mulai tahun...

Realisasi investasi semester I 2026 menurut BKPM mencapai Rp1.010,6 triliun dan menyerap 1,448 juta tenaga kerja
NASIONAL

Investasi Rp1.010 Triliun Buka 1,44 Juta Lapangan Kerja, Ini Sumbernya!

Jakarta, Hotfokus.com Investasi yang masuk ke Indonesia sepanjang semester I 2026 mencapai...

Menperin: Industri Harus Tumbuh di Atas 20 Persen
NASIONAL

Menperin: Industri HarusTumbuh di Atas 20 Persen

Jakarta, hotfokus.com Pertumbuhan industri harus di atas 20 persen atau lebih tinggi...

P2MI Jajaki Peluang Kerjadi Bandara Internasional Berbagai Negara
NASIONAL

P2MI Jajaki Peluang Kerjadi Bandara Internasional Berbagai Negara

Tangerang, hotfokus.com Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) jajaki peluang untuk mengisi...