Jakarta, hotfokus.com
Menteri Perindustrian (Menperin), Muhammad Sarmuji, meminta jajarannya memprioritaskan penguatan teknologi digital agar industri kecil menengah (IKM) cepat naik kelas dan mampu mengekspor produknya ke luar negeri.
“Prioritaskan pembinaan IKM agar mereka memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif dengan memperkuat teknologi digital untuk membuka peluang ekspor,” katanya, saat rapat kerja internal dengan Ditjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Rabu (7/10/2026).
Di era sekarang, menteri mengungkap orang bisa berjualan secara online sampai ke luar negeri. Jadi, urusan ekspor jangan hanya domain industri besar, tapi IKM juga harus bisa.
“Ada teman saya, menjual dawet sampai ke Hongkong. Jadi IKM juga bisa ekspor,” jelasnya.
Menurut menteri, kemajuan teknologi digital saat ini mengubah pola perdagangan, juga membuka kesempatan lebih besar bagi pelaku IKM untuk menjangkau konsumen lintas negara.
Tak hanya itu, Sarmuji menegaskan keberadaan produk IKM di pasar ekspor memiliki nilai lebih luas. Bukan sekadar aktivitas perdagangan, tapi juga memperkenalkan identitas dan kekayaan Indonesia kepada masyarakat dunia.
Untuk itu, menteri meminta jajarannya mengidentifikasi apa yang harus dilakukan agar pelaku IKM bisa cepat naik kelas. “Jadi, pembinaan itu harus terlihat hasil akhirnya dan kita bisa mengukur perkembangannya,” kata menteri.
Sementara itu, Dirjen Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, mengaku para pelaku IKM masih menghadapi berbagai masalah yang perlu diselesaikan secara terintegrasi.
Mulai pembiayaan dan permodalan, adopsi teknologi dan literasi digital, SDM industri, rantai pasok dan kemitraan, inovasi dan desain, ketersediaan bahan baku, persaingan global dan akses pasar serta standardisasi.
Di sisi pasar, IKM juga menghadapi produk impor murah serta keterbatasan akses untuk menembus pasar ekspor.

“Pembinaan perlu mencakup hilirisasi komoditas unggulan, adopsi teknologi dan inovasi produk, serta peningkatan kapasitas modal dan SDM,” jelas Reni. (bi)
Leave a comment