Home NASIONAL Reformasi Pajak Buat Pacu Pertumbuhan Ekonomi dan Disiplin Fiskal
NASIONAL

Reformasi Pajak Buat Pacu Pertumbuhan Ekonomi dan Disiplin Fiskal

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Juda Agung, mengungkap perlunya reformasi perpajakan buat memacu pertumbuhan ekonomi dan menjaga disiplin fiskal.

“Untuk mencapai dua tujuan tersebut membutuhkan penerimaan negara yang semakin kuat, belanja negara yang lebih berkualitas dan pembiayaan yang pruden,” katanya, saat acara International Tax Conference bertema Transforming Tax Policy and Administration to Drive Sustainable Growth and Revenue in the Digital Economy, Rabu (16/9/2026).

Juda mengungkap ada tiga prioritas dalam mereformasi perpajakan, yakni memodernisasi administrasi dan mempermudah kepatuhan wajib pajak.

Kemudian memperluas basis pajak dan memperkuat kepatuhan serta membangun sistem perpajakan yang adil, pasti dan sesuai dengan perkembangan ekonomi global.

Dalam modernisasi administrasi perpajakan seperti coretax perlu berorientasi pada kemudahan wajib pajak terhadap kewajiban perpajakannya. “Teknologi harus membuat administrasi dan layanan menjadi lebih baik,” jelasnya.

Untuk perluasan basis pajak harus diperkuat dengan memanfaatkan data administrasi dan data pihak ketiga, pengawasan berbasis risiko serta prosedur yang lebih sederhana.

Evaluasi terhadap insentif perpajakan juga diperlukan untuk memastikan insentif fiskal tersebut memberi manfaat terhadap pertumbuhan investasi, lapangan kerja, dan produktivitas.

Untuk membangun sistem perpajakan yang adil, dapat diprediksi, dan sesuai dengan perkembangan ekonomi global, wamenkeu menegaskan perlu penguatan kerjasama, kepastian perpajakan, penyelesaian sengketa, serta kebijakan yang mempertimbangkan kondisi wajib pajak yang beragam.

“Pada akhirnya, kepercayaan tidak hanya bergantung pada bagaimana mengumpulkan pajak, tapi juga pada seberapa transparan dan efektif penerimaan tersebut digunakan,” katanya.

Ke depan, Juda menambahkan pemanfaatan teknologi, big data, dan kecerdasan buatan dapat semakin memperkuat potensi penerimaan perpajakan. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
DMO Komoditas Harus Mampu Jaga Kepentingan Nasional
NASIONAL

DMO Komoditas Harus Mampu Jaga Kepentingan Nasional

Jakarta, hotfokus.com Menteri Perdagangan, Budi Santoso (Busan), mengungkap tata kelola terhadap komoditas...

Libur 2027 Tembus 26 Hari! Pemerintah Resmi Tetapkan Jadwalnya, Cek Tanggalnya
NASIONAL

Libur 2027 Tembus 26 Hari! Pemerintah Resmi Tetapkan Jadwalnya, Cek Tanggalnya

Jakarta, hotfokus.com Kabar yang ditunggu pekerja dan masyarakat akhirnya datang. Pemerintah resmi...

Stok Beras RI Meledak 26 Juta Ton, Kini Bisa Ekspor hingga Kirim 10 Ribu Ton ke Palestina
NASIONAL

Stok Beras RI Meledak 26 Juta Ton, Kini Bisa Ekspor hingga Kirim 10 Ribu Ton ke Palestina

Jakarta, Hotfokus.com Stok beras nasional kini berada di kisaran 25–26 juta ton....

Hujan Deras Guyur Riau, Karhutla Inhu dan Siak Padam Tapi BPBD Masih Waspada
NASIONAL

Hujan Deras Guyur Riau, Karhutla Inhu dan Siak Padam Tapi BPBD Masih Waspada

PEKANBARU, Hotfokus.com Hujan deras yang mengguyur Provinsi Riau sejak Jumat (11/9/2026) hingga...