Jakarta, Hotfokus.com
Kementerian Koperasi (Kemenkop) menegaskan percepatan verifikasi dan validasi (verval) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai tahapan krusial menuju operasionalisasi.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menekankan bahwa fokus kini bergeser dari pembangunan fisik ke penyelesaian verval yang harus rampung sebelum 20 September 2026.
“Kita semua memiliki keterbatasan waktu jadi kami harapkan selambat-lambatnya tanggal 20 September harus selesai vervalnya. Kita akan bekerja semaksimal mungkin dan kalau bisa sebelum itu, tanggal 18 September sudah bisa penuhi proses vervalnya,” kata Ferry dalam Rakor Percepatan Pelaksanaan Verval KDKMP di Command Center Kemenkop, Sabtu (12/9/2026).
Menkop menegaskan tiga hal utama yang harus dilakukan tim verval daerah. Pertama, kepala dinas koperasi di provinsi maupun kabupaten/kota segera menerbitkan SK tim verval paling lambat 14 September agar tim bisa bekerja. Kedua, hasil verval yang sudah selesai langsung dikirim melalui aplikasi Simkopdes tanpa menunggu seluruh data rampung. Ketiga, kepala dinas diminta memobilisasi Project Management Officer (PMO) sebagai problem solver untuk mengatasi kendala teknis di lapangan.
“Saya harap peran aktif dari kepala dinas di provinsi, kabupaten/kota karena ini menjadi kunci. Dengan semangat dan kerja keras bapak-ibu semua proses ini bisa dipercepat,” ujarnya.
Ferry menjelaskan tahap awal verval difokuskan pada 17.280 titik KDKMP yang direkomendasikan PT Agrinas Pangan Nusantara. Ia meminta kepala dinas segera menetapkan lokasi prioritas dan jadwal verval yang ketat agar target tercapai.
Berdasarkan data Simkopdes, baru 185 kabupaten/kota yang menerbitkan SK tim verval, sementara 329 daerah lainnya belum. Ferry menekankan agar laporan verval dilakukan harian, bukan mingguan, mengingat waktu yang terbatas.

“Untuk tahapan verval ini kita targetnya harian yang harus dilaporkan secara terus menerus secara paralel. Jadi tidak ada target mingguan,” ucapnya. (DIN/GIT)
Leave a comment