Home LISTRIK Antrean SPKLU PLN Kini Bisa Dipantau dari HP, Ada Fitur AntreEV
LISTRIK

Antrean SPKLU PLN Kini Bisa Dipantau dari HP, Ada Fitur AntreEV

Share
Antrean SPKLU PLN Kini Bisa Dipantau dari HP, Ada Fitur AntreEV
Share

JAKARTA, Hotfokus.com

Pengguna kendaraan listrik kini punya cara baru untuk menghindari antrean panjang saat mengisi daya di SPKLU PLN. PT PLN (Persero) menghadirkan fitur AntreEV melalui aplikasi PLN Mobile.

Layanan ini memungkinkan pengguna mengetahui kondisi antrean SPKLU sebelum berangkat ke lokasi. Bahkan, pelanggan dapat mengambil nomor antrean dan melihat perkiraan waktu tunggu langsung melalui ponsel.

Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan PLN menyiapkan layanan tersebut seiring meningkatnya kebutuhan pengguna kendaraan listrik.

“Seiring bertambahnya pengguna kendaraan listrik, kebutuhan terhadap layanan SPKLU yang mudah dan praktis juga semakin besar,” tutur Gregorius, Rabu (9/9/2026).

Cara Cek Antrean SPKLU PLN Lewat AntreEV

Penggunaan AntreEV cukup sederhana. Pelanggan hanya perlu membuka aplikasi PLN Mobile dan masuk ke menu Electric Vehicle.

Setelah itu, pengguna dapat mencari SPKLU yang tersedia. Kondisi antrean juga bisa dilihat sebelum pelanggan menentukan lokasi pengisian daya.

Jika sudah memilih SPKLU, pengguna dapat menuju lokasi tersebut. Sesampainya di sana, pelanggan perlu memindai QR Code yang tersedia pada mesin SPKLU.

Pemindaian tersebut menjadi langkah untuk mendapatkan nomor antrean. Selanjutnya, pengguna dapat memantau posisi antrean sekaligus estimasi waktu tunggu melalui PLN Mobile.

Ketika giliran pengisian tiba, sistem akan memberikan notifikasi kepada pengguna. Pelanggan kemudian wajib melakukan konfirmasi dalam waktu maksimal dua menit.

Jika pengguna tidak melakukan konfirmasi sampai batas waktu tersebut, sistem akan membatalkan nomor antreannya.

Setelah konfirmasi berhasil, pengguna dapat melanjutkan proses pengisian daya kendaraan listrik. PLN juga meminta pelanggan segera memindahkan kendaraan setelah charging selesai.

PLN Minta Antrean SPKLU Tetap Tertib

Selain menghadirkan fitur digital, PLN mengingatkan pengguna agar ikut menjaga ketertiban di area SPKLU. Pelanggan perlu mengikuti urutan antrean dan menempatkan kendaraan secara rapi.

Pengguna juga diminta memanfaatkan fasilitas pengisian daya secara bijak. Setelah baterai terisi, kendaraan sebaiknya segera dipindahkan agar fasilitas dapat digunakan pelanggan berikutnya.

“Kami mengajak seluruh pengguna untuk bersama-sama menjaga ketertiban di SPKLU. Dengan begitu, fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal dan setiap pengguna bisa mendapatkan pengalaman pengisian daya yang nyaman,” pungkas Gregorius.

Dengan hadirnya AntreEV, pengguna tidak lagi harus datang ke SPKLU tanpa mengetahui situasi antrean. Pelanggan bisa mengecek lokasi, mengambil nomor, hingga memantau giliran melalui PLN Mobile.

Fitur tersebut membuat proses pengisian kendaraan listrik menjadi lebih teratur. Pengguna juga bisa mengetahui perkiraan waktu tunggu sebelum mendapat giliran mengisi daya. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
LISTRIK

PLN Ubah 42 Ton Limbah PLTU Tidore Jadi Paving Block, Warga Ikut Diberdayakan

TIDORE, hotfokus.com PT PLN (Persero) menghadirkan sejumlah program pemberdayaan masyarakat melalui Relawan...

PLTS PLN Sulap Pulau Rengit Jadi Terang 24 Jam, Biaya Listrik Turun Tajam!
LISTRIK

PLTS PLN Sulap Pulau Rengit Jadi Terang 24 Jam, Biaya Listrik Turun Tajam!

BELITUNG, hotfokus.com Pulau Rengit, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, kini menikmati listrik...

PSEL Bekasi Gebrak Masalah Sampah, 500 Ribu Ton Bakal Diolah Jadi Listrik
LISTRIK

PSEL Bekasi Gebrak Masalah Sampah, 500 Ribu Ton Bakal Diolah Jadi Listrik

Jakarta, hotfokus.com Kota Bekasi bersiap memiliki solusi baru untuk mengatasi persoalan sampah...

LISTRIK

PLTS 100 GWp Jadi Senjata Baru Indonesia, Investasi Rp1.140 Triliun

Jembrana, Hotfokus.com Indonesia mulai menggeber pengembangan energi surya dalam skala raksasa. Presiden...