Jakarta, Hotfokus.com
Pertamina mengajak generasi muda memahami lebih jauh tantangan dan peluang sektor energi melalui Pertamina Youth Program (PYP) 2026. Sebanyak 50 mahasiswa terpilih mengikuti program tersebut setelah melewati proses seleksi dari lebih 1.600 pendaftar.
Mengusung tema Pemuda Penggerak Transisi Energi untuk Kemandirian Nasional, PYP 2026 membahas ketahanan energi, strategi bisnis Pertamina, hingga agenda transisi menuju energi rendah karbon.

Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita menyebut tingginya peminat tahun ini mencerminkan meningkatnya perhatian mahasiswa terhadap isu energi. Jumlah pendaftar bahkan melonjak lebih dari tiga kali lipat dibandingkan sekitar 500 pendaftar pada tahun sebelumnya.
“Antusiasme mahasiswa terhadap isu energi luar biasa. Tahun ini jumlah pendaftar meningkat lebih dari tiga kali lipat,” kata Arya saat pembukaan PYP 2026 di Bogor, Selasa (4/8).
Para peserta juga mendapat pemaparan mengenai Dual Growth Strategy Pertamina yang mengoptimalkan bisnis utama sekaligus mendorong pengembangan bisnis rendah karbon.

Selain itu, Pertamina memperkenalkan sejumlah program TJSL, seperti beasiswa, pemberdayaan UMKM, serta Desa Energi Berdikari (DEB). Program tersebut diharapkan memberi gambaran kepada mahasiswa mengenai kontribusi sektor energi terhadap masyarakat.
Arya mendorong peserta membawa pengetahuan yang mereka peroleh ke lingkungan kampus dan daerah masing-masing.
“Kami berharap mereka dapat menyampaikan pemahaman yang utuh mengenai ketahanan energi, transisi energi, dan berbagai peluang pengembangan energi nonfosil,” ujarnya.
Diskusi PYP 2026 turut membahas energi nuklir, hidrogen, dan regulasi. Pertamina juga menyiapkan peluang beasiswa bagi peserta dengan prestasi terbaik yang berhasil melewati seleksi lanjutan. (*)
Leave a comment