Jakarta, hotfokus.com
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari memaparkan sejumlah manfaat Program Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga (Jargas). Menurutnya, layanan gas melalui jaringan pipa membuat pasokan lebih praktis sekaligus membantu menekan pengeluaran rumah tangga.
Qodari menjelaskan pelanggan Jargas tidak lagi perlu membeli, mengangkat, atau mengganti tabung LPG. Selain itu, sistem pembayaran mengikuti pemakaian yang tercatat pada meter sehingga penggunaan gas lebih terukur.
“Gas tersedia melalui pipa sehingga pelanggan tidak perlu lagi membeli, mengangkat, atau mengganti tabung. Pelanggan juga memperoleh pasokan gas yang lebih praktis dan dapat menggunakannya sesuai kebutuhan, dengan pembayaran berdasarkan pemakaian yang tercatat pada meter,” ujar Qodari dalam pernyataannya, Kamis (6/8/2026).
Ia mengatakan tarif Jargas juga lebih stabil dibandingkan LPG tabung. Kondisi tersebut membuat masyarakat berpeluang menghemat biaya energi rumah tangga.
Qodari memperkirakan penggunaan Jargas dapat mengurangi pengeluaran sekitar Rp50.000 hingga Rp80.000 setiap bulan. Dalam setahun, potensi penghematannya mencapai Rp600.000 hingga Rp900.000.

Perhitungan itu menggunakan asumsi konsumsi tiga tabung LPG 3 kilogram per bulan, tarif Jargas sekitar Rp4.000 per meter kubik, serta mengacu pada harga LPG yang berlaku di masing-masing daerah. (SA/GIT)
Leave a comment