Home PERTAMINA PHE Perpanjang Kerja Sama dengan Bareskrim Polri, Perkuat Pengamanan Aset dan Operasi Hulu Migas
PERTAMINA

PHE Perpanjang Kerja Sama dengan Bareskrim Polri, Perkuat Pengamanan Aset dan Operasi Hulu Migas

Share
PHE Perpanjang Kerja Sama dengan Bareskrim Polri, Perkuat Pengamanan Aset dan Operasi Hulu Migas
Share

Jakarta, hotfokus.com

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) kembali mempererat kolaborasi dengan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri melalui perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berfokus pada peningkatan kesadaran hukum, perlindungan aset, serta penguatan penegakan hukum di lingkungan Subholding Upstream Group.

Kesepakatan yang diteken pada 11 Juni 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelangsungan operasional industri hulu migas sekaligus mendukung pencapaian sasaran produksi minyak dan gas bumi nasional.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PHE, Awang Lazuardi, bersama Kepala Bareskrim Polri, Komjen Pol. Syahardiantono. Implementasi kerja sama nantinya melibatkan Direktorat Tindak Pidana Umum serta Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri.

Ruang lingkup kolaborasi meliputi pertukaran data dan informasi, edukasi hukum, pengamanan aset perusahaan, penegakan hukum, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga berbagai bentuk dukungan strategis lainnya.

Corporate Secretary PHE, Hermansyah Y. Nasroen, menilai terciptanya lingkungan operasional yang tertib dan memiliki kepastian hukum menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan kegiatan eksplorasi dan produksi migas.

“Kolaborasi yang berkelanjutan antara PHE dan Polri menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran operasional hulu migas,” ujarnya.

Di sisi lain, Komjen Pol. Syahardiantono menegaskan Polri akan terus mendukung pengamanan objek vital nasional, termasuk sektor energi, melalui penguatan perlindungan aset, sinergi pertukaran informasi, dan kepastian hukum agar aktivitas operasional berjalan sesuai regulasi.

Selain memperkuat tata kelola perusahaan, PHE juga terus mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap praktik penyuapan melalui Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang mengacu pada standar ISO 37001:2016. (***)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Pertamina dan Toyota Satukan Kekuatan, Peta Energi Transportasi RI Berubah!
PERTAMINA

Pertamina dan Toyota Satukan Kekuatan, Peta Energi Transportasi RI Berubah!

Jakarta, Hotfokus.com PT Pertamina (Persero) bersama Toyota memperluas kemitraan untuk mengantisipasi perubahan...

PLN Bidik Dukungan Australia, Penguatan Listrik Jawa Timur-Bali Jadi Prioritas
PERTAMINA

PLN Bidik Dukungan Australia, Penguatan Listrik Jawa Timur-Bali Jadi Prioritas

Jakarta, Hotfokus.com PT PLN (Persero) mulai memperluas kemitraan internasional untuk mempercepat transformasi...

Produksi Minyak dan Gas PHE Makin Kuat, Cadangan Baru 333 Juta BOE Jadi Modal Besar!
PERTAMINA

Produksi Minyak dan Gas PHE Makin Kuat, Cadangan Baru 333 Juta BOE Jadi Modal Besar!

Jakarta, Hotfokus.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) terus menggenjot aktivitas hulu minyak...

Rumah Sakit Terapung Pertamina Sambangi Kei Besar, Ribuan Warga Berpeluang Berobat Gratis
PERTAMINA

Rumah Sakit Terapung Pertamina Sambangi Kei Besar, Ribuan Warga Berpeluang Berobat Gratis

Jakarta, Hotfokus.com Keterbatasan fasilitas medis dan jauhnya jarak antarpulau menjadi tantangan bagi...