Tabalong, Hotfokus.com
Program tanggung jawab sosial yang dijalankan PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Beragam inisiatif pemberdayaan yang dikembangkan berhasil menciptakan peluang usaha baru melalui pengolahan hasil perikanan dan pemanfaatan limbah tekstil menjadi produk bernilai jual.
Komitmen tersebut terlihat dari kunjungan manajemen PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) ke sejumlah kelompok binaan untuk meninjau perkembangan program pemberdayaan yang telah berjalan. Dalam kesempatan itu, kelompok SEKARA JIRAK menampilkan berbagai produk unggulan, seperti basreng, kerupuk ikan, dan kerupuk tulang ikan yang kini menjadi komoditas UMKM lokal.

Manager Communication & CID PHI, Dony Indrawan, mengajak para pelaku usaha binaan terus mengembangkan kreativitas agar mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Untuk mendukung upaya tersebut, perusahaan menyerahkan bantuan mesin bordir kepada Kelompok Madani guna menambah daya saing hasil produksinya.
Program SEKARA JIRAK juga dinilai berhasil membuka ruang pemberdayaan bagi kaum perempuan melalui pengolahan ikan air tawar menjadi produk bernilai tambah, termasuk abon dan olahan albumin ikan gabus. Program ini bahkan berhasil meraih penghargaan Platinum pada ajang The 18th Annual Global CSR & ESG Summit & Awards 2026.

Di sisi lain, Kelompok BASMA Madani mengembangkan usaha berbasis ekonomi sirkular dengan mengolah limbah coverall dan kain perca menjadi tas, sarung bantal, hingga berbagai aksesori rumah tangga. Program tersebut tidak hanya menciptakan sumber pendapatan baru, tetapi juga mendukung pengurangan limbah melalui konsep daur ulang.
Dony menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan akan terus menjadi fokus perusahaan dalam membangun desa binaan yang lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan. (***)
Leave a comment