Kupang, hotfokus.com
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan melakukan inspeksi ke sejumlah fasilitas energi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), guna memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM), LPG, dan avtur tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dalam agenda tersebut, Iriawan mengunjungi SPBU Timor Raya Oesapa, Aviation Fuel Terminal (AFT) El Tari, serta Integrated Terminal (IT) Tenau yang berperan sebagai pusat penyaluran energi di kawasan NTT.
Menurutnya, kelancaran distribusi menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas pelayanan energi sekaligus menopang aktivitas ekonomi di daerah.

“Kelancaran pasokan menjadi faktor utama dalam menjaga pelayanan energi kepada masyarakat. Karena itu, seluruh rantai distribusi harus berjalan optimal agar tidak terjadi gangguan di tingkat lembaga penyalur,” ujar Iriawan.
Selain mengevaluasi kesiapan fasilitas, ia juga mengingatkan pentingnya budaya keselamatan kerja di lingkungan operasional Pertamina. Seluruh pekerja diminta konsisten menerapkan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) serta mematuhi Corporate Life Saving Rules (CLSR).
“Keselamatan harus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari. Seluruh pekerja harus berani mengingatkan apabila menemukan tindakan atau kondisi yang berpotensi menimbulkan risiko,” katanya.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyebut IT Tenau memegang peranan vital dalam mendistribusikan energi di NTT. Terminal tersebut melayani 29 SPBU reguler, 16 titik BBM Satu Harga, 16 Pertashop, serta satu SPBU Nelayan dengan dukungan kapasitas penyimpanan BBM mencapai 33,5 ribu kiloliter dan dua tangki LPG berkapasitas masing-masing 500 metrik ton. (*)
Leave a comment