Jakarta, Hotfokus.com
PT Elnusa Tbk langsung menggeber agenda bisnisnya di awal 2026. Perusahaan jasa energi terintegrasi ini memprioritaskan percepatan aktivitas eksplorasi migas, terutama di wilayah Indonesia Timur, melalui penguatan teknologi seismik darat berstandar mutakhir.
Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya Elnusa memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan energi nasional. Perusahaan menempatkan inovasi teknologi sebagai tulang punggung untuk mempercepat proses eksplorasi, sekaligus menjawab tantangan geografis dan kompleksitas geologi di kawasan timur Indonesia.
Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji, menjelaskan bahwa investasi teknologi sejak awal tahun menjadi langkah krusial agar proyek berjalan cepat tanpa mengorbankan kualitas dan keselamatan.
“Memasuki 2026, Elnusa fokus mendorong percepatan jasa eksplorasi dengan mengadopsi teknologi seismik generasi terbaru. Langkah ini kami ambil untuk memastikan mutu data tetap optimal, pelaksanaan proyek lebih efisien, serta standar keselamatan dan keandalan operasional tetap terjaga,” ujar Rustam, Senin (26/1/2026).
Sebagai bagian dari penguatan tersebut, Elnusa telah mengamankan 25.000 unit STRYDE Range+ nodes dengan daya tahan operasional yang lebih panjang. Perangkat ini dipadukan dengan STRYDE Nimble System dan STRYDE Mini System, yang memungkinkan fleksibilitas tinggi dalam pelaksanaan survei seismik, baik 2D maupun 3D, termasuk pengerjaan beberapa proyek secara bersamaan.

Pemanfaatan dua platform teknologi ini dirancang khusus untuk menjawab karakter wilayah Indonesia Timur yang memiliki variasi struktur geologi, medan operasional yang menantang, serta akses terbatas di sejumlah area kerja. Sistem berskala besar dimaksimalkan untuk survei seismik 3D di area luas, sementara sistem portabel dimanfaatkan untuk survei 2D, pengujian awal, dan pekerjaan di wilayah dengan tingkat kesulitan tinggi.
Rustam menegaskan, Elnusa siap menjawab kebutuhan eksplorasi di kawasan tersebut dengan pendekatan teknologi yang adaptif.
“Wilayah timur Indonesia memerlukan solusi yang fleksibel. Dengan kapabilitas yang kami miliki saat ini, Elnusa siap mendukung kegiatan survei seismik di kawasan tersebut secara lebih cepat dan efektif,” katanya.
Melalui penerapan teknologi seismik nodal, Elnusa menargetkan peningkatan kualitas data beresolusi tinggi, percepatan proses akuisisi, serta efisiensi biaya operasional. Percepatan dari tahap pengumpulan hingga interpretasi data diharapkan dapat mendorong pengambilan keputusan eksplorasi yang lebih akurat dan bernilai tambah.
Dengan penguatan kapabilitas sejak awal 2026, Elnusa kian mengukuhkan posisinya sebagai mitra strategis industri migas nasional, sekaligus mempertegas kontribusinya dalam menjaga keberlanjutan eksplorasi energi Indonesia, khususnya di kawasan timur. (*)
Leave a comment