Jakarta, hotfokus.com
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta seluruh pemangku kepentingan, khususnya Satgas Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap melonjaknya inflasi pangan jelang Bulan Ramadhan.
“Satgas Pangan Daerah dan TPID harus turun setiap minggu, cek betul sampai ke gudang,” kata Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir, dalam keterangannya seperti dilansir laman Bapanas, Selasa (20/1/2026).
Ia juga menginstruksikan agar pemda aktif memantau perkembangan harga dan memastikan distribusi di lapangan. Juga mengoptimalkan langkah intervensi sesuai kondisi di wilayahnya.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa sekaligus Plt Sekretaris Utama BPS, Pudji Ismartini, mengingatkan bahwa tekanan inflasi pada awal Ramadhan merupakan pola yang berulang setiap tahun.
Secara historis, ia mengungkap pada awal Ramadhan selalu terjadi inflasi. Komoditas yang konsisten memberi andil inflasi terbesar adalah daging ayam ras, telur ayam ras, beras, minyak goreng, dan cabai rawit.
“Ini harus segera diantisipasi karena kita akan memasuki bulan Ramadan bulan depan,” katanya.

Meski demikian, Pudji mencatat adanya perkembangan positif pada sejumlah komoditas hortikultura di pertengahan Januari. “Harga cabai rawit turun sebesar 10,91 persen dan bawang merah turun 3,59 persen,” jelasnya. (bi)
Leave a comment