Home Uncategorized Penyelundupan 4 Kontainer Ikan Salem Impor Ilegal Senilai Rp4,48 M Digagalkan di Tj Priok
Uncategorized

Penyelundupan 4 Kontainer Ikan Salem Impor Ilegal Senilai Rp4,48 M Digagalkan di Tj Priok

Share
Penyelundupan 4 Kontainer Ikan Salem Impor Ilegal Senilai Rp4,48 M Digagalkan di Tj Priok
Share

Jakarta, hotfokus.com

Petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggagalkan penyelundupan empat kontainer berisi 99,97 ton ikan frozen pasific mackerel (Salem) ilegal senilai Rp4,48 miliar di New Priok Container Terminal One (NPCT1) Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (5/1/2026). Diduga produk ilegal tersebut tanpa memiliki persetujuan impor dan tak memiliki kuota.

“Keempat kontainer diamankan Tim Pengawas Perikanan Pangkalan PSDKP Jakarta didukung KPU Bea Cukai Tanjung Priok, Senin (5/1/2026). Saat ini dalam penanganan Badan Karantina Indonesia,” kata Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pung Nugroho Saksono (Ipunk), dalam keterangannya, Selasa (13/1/2026).

Aksi penyelundupan puluhan ton ikan tersebut berhasil digagalkan berawal dari laporan masyarakat adanya importasi komoditas perikanan oleh PT CBJ yang diduga tanpa dilengkapi persetujuan impor dan tak memiliki kuota melalui pintu masuk Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Pihaknya langsung bergerak cepat dan menindaklanjuti laporan tersebut.

Ipunk menegaskan tindakan ini sebagai upaya untuk terus melakukan pengawasan, terutama terhadap impor ikan yang tak sesuai ketentuan dan masuk ke pasar Indonesia, karena akan merusak pasar dan anjloknya harga ikan dari nelayan Indonesia.

Direktur Pengawasan Sumber Daya Perikanan, Halid K. Jusuf, menjelaskan berdasarkan keterangan pihak PT CBJ selaku penanggung jawab, pengiriman dilakukan pada akhir 2025 dengan modus menggunakan persetujuan impor (PI) yang sudah terealisasi (habis kuota) pada pertengahan 2025.

Ia menambahkan, bahwa ikan pacific mackerel (Salem) termasuk dalam neraca komoditas impor yang masuknya diatur berdasarkan kuota melalui persetujuan impor. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Kemendag & KOICA Kembangkan Sistem Metrologi Legal 'Kuda Besi' Listrik
Uncategorized

Kemendag & KOICA Kembangkan Sistem Metrologi Legal ‘Kuda Besi’ Listrik

Bandung, hotfokus.com Kementerian Perdagangan bersama Korean International Cooperation Agency (KOICA) mengembangkan sistem...

Kilang Balikpapan Naik Kelas! RFCC Complex Dorong Produksi BBM Euro 5
Uncategorized

Kilang Balikpapan Naik Kelas! RFCC Complex Dorong Produksi BBM Euro 5

Jakarta, hotfokus.com Proyek modernisasi Kilang Balikpapan kian menunjukkan tajinya. Residual Fluid Catalytic...

Gasifikasi Batu Bara Jadi Andalan! Pertamina–MIND ID Dorong DME untuk Tekan Impor LPG
Uncategorized

Gasifikasi Batu Bara Jadi Andalan! Pertamina–MIND ID Dorong DME untuk Tekan Impor LPG

Jakarta, hotfokus.com PT Pertamina (Persero) bersama Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID...

Menkeu: Bukan Sekadar Ganti Sopir. LPEI Harus Lakukan Pembenahan
Uncategorized

Menkeu: Bukan Sekadar Ganti Sopir. LPEI Harus Lakukan Pembenahan

Jakarta, hotfokus.com Pergantian pejabat baru di lingkungan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)...