Jakarta, hotfokus.com
Lagi, Indonesia melalui skema government to government (G to G) mengirimkan 243 pekerja migran ke Korea Selatan (Korsel). Pengiriman ini menyusul penempatan 14 pekerja migran keterampilan tinggi (high skill).
“Niat berangkat bukan hanya untuk bekerja, tapi juga belajar. Pekerjaan sebagai pekerja migran adalah profesi luar biasa,” kata
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, saat pelepasan yang digelar di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bisnis dan Pariwisata, Depok, Jawa Barat, Senin (5/1/2026).
Karenanya, menteri meminta para pekerja migran bangun jaringan networking yang kuat. Jangan pernah merusak nama baik bangsa.
“Pekerja migran agar bekerja dengan baik untuk membangun citra positif Indonesia di mata dunia,” ungkap menteri.

Disebutkan, 243 pekerja migran ini, terdiri 43 orang yang kembali bekerja ke Korsel (kategori re-entry), 100 orang di sektor perikanan (fishing) serta 100 orang di sektor manufaktur. (bi)
Leave a comment