Home EKONOMI Koperasi Siap Bantu Pulihkan Ekonomi Di Sumatra Imbas Bencana Alam
EKONOMI

Koperasi Siap Bantu Pulihkan Ekonomi Di Sumatra Imbas Bencana Alam

Share
Kementerian Koperasi menggerakkan koperasi nasional untuk pemulihan ekonomi Sumatra pascabencana, dengan restrukturisasi pembiayaan dan bantuan sosial.
Share

Jakarta, hotfokus.com

Kementerian Koperasi memastikan koperasi di seluruh Indonesia akan berperan aktif dalam pemulihan ekonomi dan sosial pasca bencana di Sumatra melalui Gerakan Koperasi Peduli Bencana. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan, kerugian koperasi akibat banjir dan longsor di Sumatra Utara mencapai Rp37,72 miliar.

“Kemudian ada 9 koperasi mitra LPDB yang terdampak dengan total kerugian Rp20,66 miliar, terdiri dari 5 koperasi di Aceh dan 4 di Sumut,” ujarnya dalam Rakor di Jakarta, Jumat (2/1/2025).

Kemenkop bersama LPDB menetapkan kebijakan restrukturisasi pembiayaan, termasuk grace periode dan perpanjangan tenor hingga 60 bulan. “Ke depan akan dilakukan monitoring guna menjaga keberlanjutan kegiatan usahanya,” tambah Ferry.

Selain itu, bantuan sosial senilai Rp1,86 miliar telah disalurkan berupa kebutuhan dasar, dari hygiene kit hingga paket makanan bayi. Ferry menegaskan, “Kami akan terus menambah anggaran untuk kegiatan Gerakan Koperasi Peduli ini.”

Sebagai tindak lanjut, posko distribusi bantuan akan didirikan di Aceh Tamiang, Tapanuli Tengah, dan Agam. “Posko ini akan membantu memulai kegiatan produksi koperasi yang terdampak serta suplai kebutuhan bagi Hunian Tetap Sementara,” jelasnya.

Ferry juga menekankan pentingnya pendataan presisi pasca bencana agar pemulihan tepat sasaran.

“Kalau tidak diselesaikan, akan bolak-balik mengulang kegiatan pendataan,” imbuhnya.

Kemenkop akan memprioritaskan pembangunan gerai, gudang, serta pendampingan usaha bagi koperasi terdampak.

“Kami bersama kementerian lain akan mengumpulkan koperasi di Sumatra Barat, Sumut, dan Aceh untuk memulai kembali kegiatan usahanya,” tutup Ferry. (DIN/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Rupiah Tembus Rp18.000, Pengamat Prediksi IHSG Berisiko Anjlok ke Level 4.000
EKONOMI

Rupiah Tembus Rp18.000, Pengamat Prediksi IHSG Berisiko Anjlok ke Level 4.000

Jakarta, Hotfokus.com Tekanan terhadap pasar keuangan Indonesia diperkirakan masih berlanjut. Setelah nilai...

Service Charge Restoran dan Hotel Digugat YLKI, Konsumen Berpeluang Tak Lagi Wajib Bayar Biaya Tambahan
EKONOMI

Service Charge Restoran dan Hotel Digugat YLKI, Konsumen Berpeluang Tak Lagi Wajib Bayar Biaya Tambahan

Jakarta, hotfokus.com Kabar penting bagi konsumen yang kerap makan di restoran atau...

Dijadikan Aset Investasi dan Aksesoris, Pasar Emas Laris Manis
EKONOMI

Dijadikan Aset Investasi dan Aksesoris, Pasar Emas Laris Manis

Jakarta, hotfokus.com Prospek pasar logam mulia dan emas perhiasan masih menggiurkan alias...

Suroto Bantah KDKMP Jadi Penyebab Alfamart dan Indomaret Tutup
EKONOMI

Suroto Bantah KDKMP Jadi Penyebab Alfamart dan Indomaret Tutup

Jakarta, Hotfokus.com Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES), Suroto, membantah isu yang...