Home EKONOMI Dukung Renewable Energy, RI Akan Kembangkan Hilirisasi Pasir Silika
EKONOMI

Dukung Renewable Energy, RI Akan Kembangkan Hilirisasi Pasir Silika

Share
Dukung Renewable Energy, RI Akan Kembangkan Hilirisasi Pasir Silika
Share

Jakarta, hotfokus.com

Pemerintah akan mengembangkan lanjutan hilirisasi untuk mendukung renewable energy. Salah satunya hilirisasi pasir silika dengan mengembangkan floating glass yang akan menjadi glass untuk solar panel .

“Bahkan didorong untuk membuat semikonduktor kedepannya. Ini menjadi kekuatan karena pasir silika Indonesia dikenal cukup baik,” kata Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam keterangannya seperti dikutip Kamis (5/12/2024).

Karenanya, menko berharap Indonesia bisa menjadi the center daripada critical minerals dan renewable energy. Indonesia blessed karena ada geothermal. Juga memiliki hydropower serta ocean thermal atau dari ombak di bawah laut.

“Bahkan terkait dengan net zero emissions, Indonesia juga mempunyai carbon capture and storage,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga akan membantu industrialisasi mineral dan batubara melalui sejumlah insentif untuk terus mengembangkan hilirisasi dan pendalaman struktur supply chain. Karenanya, investasi menjadi kunci penting untuk pertumbuhan ekonomi.

Terkait dengan itu, pemerintah menargetkan investasi tahun ini
sebesar Rp1.900 triliun. Untuk tahun 2025, target investasi meningkat menjadi Rp2.100 triliun.

Menyinggung critical minerals, menko menambahkan perlu menjaga kerja sama dengan negara lain untuk meningkatkan investasi dan menghasilkan devisa.

Disebutkan, hasil hilirisasi telah terbukti terhadap ekonomi nasional. Sebagai contoh smelter Freeport Indonesia di Gresik mampu mengolah 3 juta ton konsentrat tembaga, dengan menghasilkan sekitar 60 ton emas dan 900 ribu anoda tembaga beserta produk turunannya.

“Emas yang dihasilkan bisa mengurangi ketergantungan akan impor emas dan berpotensi menghemat devisa hingga Rp200 triliun/tahun,” jelas Airlangga.

Apalagi Indonesia sudah menyelesaikan perjanjian Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) serta MoU terkait critical minerals dengan Kanada. Sehingga di Amerika Utara, RI sudah memiliki beachhead.

Jadi Indonesia sudah punya platform untuk masuk ke pasar Amerika melalui Kanada. Bahkan siap menjadi strategic partner untuk pengembangan daripada strategic critical minerals,” kata menko. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible
EKONOMI

Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible

Jakarta, hotfokus.com Ekspor rajungan sulit menembus pasar Amerika Serikat (AS), jika pelaku...

EKONOMI

Menkeu: Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh Tanpa Bahayakan APBN

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah akan memberi suntikan berupa stimulus ekonomi agar perekonomian tetap...

EKONOMI

Pundi Cadangan Devisa Kian Tebal 156,5 Miliar Dolar AS

Jakarta, hotfokus.com Pundi cadangan devisa (cadev) pemerintah akhir Desember 2025 makin tebal....

PPN DTP dorong pasar properti. Rumah123 catat permintaan hunian baru naik 16,8% sepanjang 2025.
EKONOMI

Marketplace Properti Ungkap Efek Nyata PPN DTP, Permintaan Naik Dua Digit

Jakarta, hotfokus.com Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) kembali membuktikan...