Home NASIONAL OJK Jangan Gegabah Terapkan Asuransi Wajib Kepada Ranmor
NASIONAL

OJK Jangan Gegabah Terapkan Asuransi Wajib Kepada Ranmor

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

DPR meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jangan gegabah menerapkan asuransi wajib terhadap kendaraan bermotor (ranmor) pada tahun depan. “Ini tentunya akan memberatkan. Sekarang saja beli motor sudah kena pajak, jalanan yang dilalui juga kena pajak, masak kendaraannya juga dibebani asuransi,” tegas Wakil Ketua DPR, Abdul Muhaimin Iskandar, dalam keterangannya Kamis (18/7/2024).

Karenanya, ia mendesak pemerintah dan OJK mengkaji ulang rencana memberlakukan asuransi terhadap kendaraan bermotor tersebut.

“Jika perlu pemasukan, OJK harus menggunakan cara yang kreatif. Tidak membebani masyarakat dengan asuransi,” katanya.

Ia berharap pemerintah lebih baik mengoptimalkan asuransi Jasa Raharja yang sudah ada.

“Kenapa tidak pakai itu saja. Saya kira ketimbang pakai skema asuransi baru dan menggunakan kelembagaan baru, mending itu (Jasa Raharja) dioptimalkan”

Sebelumnya OJK menyatakan seluruh kendaraan akan diwajibkan memiliki asuransi pada tahun depan. Rencana ini akan diberlakukan, setelah Presiden Joko Widodo meneken Peraturan Pemerintah (PP) melalui Kementerian Keuangan menindaklanjuti Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK).

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Merangkap Anggota DK OJK, Ogi Prastomiyono, mengungkap saat ini asuransi kendaraan sifatnya hanya sukarela. Namun sifat sukarela tersebut diubah dalam Undang-undang (UU) P2SK. Dalam UU PPSK dicantumkan bahwa asuransi kendaraan itu dapat menjadi asuransi wajib. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Siap-Siap! Cukai Minuman Manis Dibidik Mulai 2027, Negara Incar Rp1,7 Triliun

Jakarta, Hotfokus.com Minuman manis dalam kemasan berpotensi menghadapi pungutan baru mulai tahun...

Realisasi investasi semester I 2026 menurut BKPM mencapai Rp1.010,6 triliun dan menyerap 1,448 juta tenaga kerja
NASIONAL

Investasi Rp1.010 Triliun Buka 1,44 Juta Lapangan Kerja, Ini Sumbernya!

Jakarta, Hotfokus.com Investasi yang masuk ke Indonesia sepanjang semester I 2026 mencapai...

Menperin: Industri Harus Tumbuh di Atas 20 Persen
NASIONAL

Menperin: Industri HarusTumbuh di Atas 20 Persen

Jakarta, hotfokus.com Pertumbuhan industri harus di atas 20 persen atau lebih tinggi...

P2MI Jajaki Peluang Kerjadi Bandara Internasional Berbagai Negara
NASIONAL

P2MI Jajaki Peluang Kerjadi Bandara Internasional Berbagai Negara

Tangerang, hotfokus.com Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) jajaki peluang untuk mengisi...