Home NASIONAL DPR: Lanjutkan Moratorium Pinjol, Jangan Sampai Telan Korban Lagi
NASIONAL

DPR: Lanjutkan Moratorium Pinjol, Jangan Sampai Telan Korban Lagi

Share
Share

Kepulauan Riau, hotfokus.com

Gonjang-ganjing pinjaman online (pinjol) masih menghantui warga. Karenanya, DPR meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus melanjutkan moratorium.
“Infrastruktur, sumber daya manusia dan pengaturannya masih harus dipersiapkan OJK sendiri,” kata Anggota Komisi XI DPR, Puteri Anetta Komarudin, seperti dikutip Senin (4/3/2024).

Dalam pertemuannya dengan OJK dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), ia memperkirakan masih banyak masyarakat jelang Bulan Suci Ramadhan kemungkinan mengakses pinjaman lewat pinjol untuk memenuhi kebutuhannya.

Anggota Komisi XI DPR ini berharap fenomena pinjol tak lagi menelan korban jiwa, seperti terjadi di dapilnya, Jabar VII (Bekasi, Depok).

“Jangan ada lagi korban pinjol yang bergelimpangan. Pinjol sudah memakan korban jiwa. Bahkan ada yang sampai bunuh diri karena ditagih,” tegasnya. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Siap-Siap! Cukai Minuman Manis Dibidik Mulai 2027, Negara Incar Rp1,7 Triliun

Jakarta, Hotfokus.com Minuman manis dalam kemasan berpotensi menghadapi pungutan baru mulai tahun...

Realisasi investasi semester I 2026 menurut BKPM mencapai Rp1.010,6 triliun dan menyerap 1,448 juta tenaga kerja
NASIONAL

Investasi Rp1.010 Triliun Buka 1,44 Juta Lapangan Kerja, Ini Sumbernya!

Jakarta, Hotfokus.com Investasi yang masuk ke Indonesia sepanjang semester I 2026 mencapai...

Menperin: Industri Harus Tumbuh di Atas 20 Persen
NASIONAL

Menperin: Industri HarusTumbuh di Atas 20 Persen

Jakarta, hotfokus.com Pertumbuhan industri harus di atas 20 persen atau lebih tinggi...

P2MI Jajaki Peluang Kerjadi Bandara Internasional Berbagai Negara
NASIONAL

P2MI Jajaki Peluang Kerjadi Bandara Internasional Berbagai Negara

Tangerang, hotfokus.com Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) jajaki peluang untuk mengisi...