Home NASIONAL Dunia Pendidikan Bukan ‘Ladang’ Bisnis Kampus
NASIONAL

Dunia Pendidikan Bukan ‘Ladang’ Bisnis Kampus

Share
Dunia Pendidikan Bukan 'Ladang' Bisnis Kampus
Share

Jakarta, hotfokus.com

Polemik terhadap opsi pembayaran via pinjaman online (pinjol) untuk membayar cicilan biaya kuliah terus mendapat sorotan. Bahkan Wakil Ketua Komisi X DPR, Dede Yusuf, memberi sentilan bahwa dunia pendidikan bukan ladang bisnis kampus.

Ia menilai opsi membayar cicilan biaya kuliah via pinjol ini tidak pantas, karena mengambil keuntungan dari mahasiswa yang mengalami kesulitan ekonomi.

“Kalau saya sih melihatnya (kebijakan pinjol) nggak pantes. Sebuah sekolah menawarkan program pinjol, di mana pinjol itu bunganya juga besar (mencapai) 20 persen. Padahal dalam UU Sisdiknas itu, jika ada cicilan, tidak boleh terkena bunga, harus 0 persen,” katanya, seperti dikutip laman DPR, Rabu (7/2/2024).

Ia mengungkap perspektif yang harus dicamkan negara serta institusi kampus PTN-BH bahwa mahasiswa adalah investasi jangka panjang sumber daya manusia bagi bangsa untuk mencerahkan bangsa depan negara.

“Jika kampus ingin menerapkan konsep ‘student loan’, kampus PTN-BH seharusnya bekerja sama dengan bank negara dan tidak memungut keuntungan melalui bunga,” ucapnya.

Di luar negeri, Dede menegaskan student loan bunganya itu 0 persen, karena konsepnya bukan mencari keuntungan dari siswa, tapi konsepnya negara berinvestasi pada siswa.

“Investasi sumber daya manusia, mereka harus bisa menyelesaikan kuliah, pendidikan tanpa terbebankan soal bunga, pinjaman,” katanya.

Dede meminta mekanisme dari konsep ‘student loan’ dibahas antara kampus PTN-BH dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). “Proses ini, penting diteliti secara komprehensif supaya tidak melahirkan kebijakan yang pincang,” katanya. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Karhutla Makin Mendesak, Pemerintah Kucurkan Rp1,23 Triliun ke 7 Provinsi!

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah pusat mengucurkan bantuan senilai Rp1,235 triliun untuk mempercepat penanganan...

Pemerintah Sesuaikan Masa Tahapan Sertifikat Wajib Halal
NASIONAL

Pemerintah Sesuaikan Masa Tahapan Sertifikat Wajib Halal

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah melakukan penyesuaian masa tahapan sertifikat wajib halal yang dijadwalkan...

Mendag Budi Santoso dan Kepala Barantin Abdul Kadir Karding menandatangani kesepakatan kerja sama ekspor Indonesia.
NASIONAL

Banyak Negara Terapkan Non-Tarif. Kemendag dan Barantin Teken Kerjasama

Tangerang, hotfokus.com Banyak negara menerapkan jurus berupa persyaratan non tarif untuk mencegat...

Potongan Biaya E-Commerce Minimal 50% Berlaku Mulai 25 Oktober 2026
NASIONAL

Potongan Biaya E-Commerce Minimal 50% Berlaku Mulai 25 Oktober 2026

Jakarta, Hotfokus.com Kementerian UMKM memastikan insentif potongan biaya layanan platform e-commerce minimal...