Home OPINI Sejak Gibran Muncul Negeri Ini Jadi Semarak
OPINI

Sejak Gibran Muncul Negeri Ini Jadi Semarak

Share
Share

Oleh : Salamuddin Daeng

Sejak anak muda milenial ini muncul, sontak dunia politik Indonesia menjadi ramai, semarak, hidup. Orang orang membicarakanya sampai ke kampung kampung, ke sudut kota, sampai ke lapak lapak kaki lima.

Gibran seperti orkestra gendang Sumbawa, dibunyikan sekali disini maka akan bersuhutan di sana, dan terus menjadi cerita bersambung melalui sekeco

Anda tau? Politik Indonesia itu membosankan, diskusinya itu-itu saja, tidak ada tema baru dan tidak ada yang berubah, jualannya yang itu itu saja. ya membosankan. Padahal ini era digitalisasi, era roblox, era mine craft. Tapi spanduknya senyam-senyum gigi kelihatan semua tapi tak jelas apa yang mau disampaikan.

Gibran datang menghidupkan adrenalin orang. Bahkan yang telah menjadi fosil sekalipun eh … hidup lagi, mulai melancarkan tema-tema baru, bahkan tema tema abad dinasti dan kerajaan dihidupkan kembali. Walaupun itu agak memalukan dalam era demokrasi liberal, demokrasi yang telanjang sekarang ini.

Seperti kebanyakan anak muda pada umunya, Gibran bukan generasi gosip, tapi generasi yang berlari kencang dengan karya-karya mereka, seperti roblox dan minecraft mereka tidak pernah berhenti bergerak, manuver dengan cepat dengan perhitungan presisi.

Kita orang tua sulit mengerti walaupun hand phone mahal dan mewah tapi fungsinya hanya buat whatsapp dan sms. Sementara anak muda itu alat kerjanya. Jadi itu takdir orang tua bijaksana adalah menjadi jembatan bagi yang muda muda. [•]

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Skenario Maduro Dalam Nasionalisasi Perusahaan Minyak Venezuela
OPINI

Skenario Maduro Dalam Nasionalisasi Perusahaan Minyak Venezuela

Oleh : Salamuddin Daeng China tampaknya kurang waspada dalam melakukan investasi migas...

KUHP Baru dan Republik 3-O: Antara Kedaulatan Hukum dan Bayangan Abuse of Power
OPINI

KUHP Baru dan Republik 3-O: Antara Kedaulatan Hukum dan Bayangan Abuse of Power

Oleh : Andi N Sommeng Indonesia akhirnya punya KUHP baru—lahir dari rahim...

Ekonomisasi Jasa Pelayanan, Ibarat Pungli Menjadi Beban
OPINI

Ekonomisasi Jasa Pelayanan, Ibarat Pungli Menjadi Beban

Oleh: Defiyan CoriEkonom Konstitusi Tiba-tiba saja muncul dinota atau bon sebagai bukti...

Opini SZ: Pungutan Biaya Service Pada Restoran dan Kafe
OPINI

Opini SZ: Pungutan Biaya Service Pada Restoran dan Kafe

Praktik pungutan biaya service (service charge) yang dibebankan kepada konsumen pada setiap...