Home EKONOMI Menperin: Sertifikat TKDN Kelar Dalam Waktu 22 Hari
EKONOMI

Menperin: Sertifikat TKDN Kelar Dalam Waktu 22 Hari

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Menyusul diluncurkannya sistem digital, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan memangkas proses sertifikasi Tingkat Penggunaan Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Kemenperin berupaya memotong proses yang tidak perlu, sehingga dalam 22 hari kerja atau bahkan kurang, sertifikat TKDN sudah terbit,” kata Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, saat melaunching digitalisasi Sertifikasi TKDN, Rabu (27/9/2023).

Melalui digitalisasi, menteri menegaskan semua prosesnya dilakukan melalui sistem sehingga menjadi mudah untuk dilacak, siapa melakukan apa. Sehingga diharapkan tidak akan ada proses yang diragukan lagi akuntabilitasnya.

Ini salah satu upaya untuk mendukung penggunaan produk dalam negeri secara merata dan optimal di seluruh kalangan masyarakat. Program ini secara khusus juga untuk mendorong penggunaan produk dalam negeri dalam pengadaan barang jasa pemerintah.

Menurut menteri, digitalisasi ini juga menciptakan transparansi. Sebab, proses digitalisasi sertifikasi TKDN ini dapat dimonitor khususnya perusahaan industri yang melakukan sertifikasi TKDN. Monitoring melalui dashboard traceability ini memudahkan pengguna memantau secara mandiri progresnya.

Dengan digunakan sistem digitalisasi ini, Agus berharap semakin banyak produk yang dihasilkan anak bangsa bisa tersertifikasi TKDN sehingga produk tersebut bisa masuk e-Katalog LKPP yang memiliki aturan bahwa produk dengan nilai TKDN dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) minimal 40 persen wajib hukumnya bagi pengguna untuk beli atau belanja produk dalam negeri.

Saat ini, pihaknya juga terus berupaya mempercepat penggunaan produk dalam negeri yang dihasilkan industri kecil. “Dalam regulasi ini, industri kecil kami harapkan juga bisa tersertifikasi TKDN dengan cepat, mudah dan bebas biaya atau 100 persen gratis,” kata menteri. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible
EKONOMI

Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible

Jakarta, hotfokus.com Ekspor rajungan sulit menembus pasar Amerika Serikat (AS), jika pelaku...

EKONOMI

Menkeu: Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh Tanpa Bahayakan APBN

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah akan memberi suntikan berupa stimulus ekonomi agar perekonomian tetap...

EKONOMI

Pundi Cadangan Devisa Kian Tebal 156,5 Miliar Dolar AS

Jakarta, hotfokus.com Pundi cadangan devisa (cadev) pemerintah akhir Desember 2025 makin tebal....

PPN DTP dorong pasar properti. Rumah123 catat permintaan hunian baru naik 16,8% sepanjang 2025.
EKONOMI

Marketplace Properti Ungkap Efek Nyata PPN DTP, Permintaan Naik Dua Digit

Jakarta, hotfokus.com Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) kembali membuktikan...