Home EKONOMI Kinerja Ekspor China Sentuh Level Terendah Sejak Mei 2009
EKONOMIINTERNASIONAL

Kinerja Ekspor China Sentuh Level Terendah Sejak Mei 2009

Share
ilustrasi-perekonomian-china
ilustrasi-perekonomian-china
Share

Jakarta, CNN Indonesia — Kinerja ekspor China kembali tercatat mengalami pelemahan terdalam sejak Mei 2009, menyusul kekhawatiran atas perlambatan pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut.

Mengacu data pemerintah China, pada Februari 2016 lalu kinerja ekspor China hanya tercatat mencapai 821,8 miliar yuan atau  menyusut 20,6 persen dari tahun sebelumnya.

Sedangkan jika dihitung dalam mata uang dolar Amerika Serikat (AS), besaran ekspor negeri tirai bambu itu hanya mencapai US$126 miliar merosot 25,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Tak ayal, keberadaan katalis ini menjadikan nilai tukar mata uang Yuan mengalami tren pelemahan yang berada di angka rata-rata 6,6 persen.

“Kami menduga bahwa penurunan pertumbuhan ekspor sebagian besar mencerminkan distorsi musiman karena pergeseran di waktu Tahun Baru China,” kata Julian Evans-Pritchard dari Capital Economics seperti dikutip dari CNN Money, Selasa (8/3).

Seperti diketahui, buruknya data-data ekonomi China dalam beberapa waktu terakhir tak mampu menopang kepercayaan investor pada kemampuan pemerintahan Beijing dalam mengendalikan transisi yang mulus ke era pertumbuhan yang lebih lambat.

Ini dibuktikan dengan turunnya angka impor China yang menyusut 8 persen menjadi 612,3 miliar yuan di Februari, setelah terjun bebas 14,4 persen pada Januari.

Meski tengah mengalami tren penurunan, beberapa ekonom menegaskan bahwa terlalu cepat jika menyimpulkan kinerja ekonomi China di Februari dalam keadaan bahaya.
Evans-Pritchard menilai, aliran perdagangan bulan depan akan berbalik arah dan mulai mengalami peningkatan.

Sementara itu analis di bank Jepang Nomura mengatakan bahwa kendati mengambil alasan perubahan waktu Imlek, angka perdagangan tetap lebih buruk dari yang diharapkan.

Pelemahan ekspor China tersebut pada akhirnya mempengaruhi bursa Asia. Hingga pukul 14.00 WIB, indeks Shanghai melemah 0,30 persen, indeks Hang Seng di Hong Kong turun 0,71 persen dan indeks Nikkei 225 di Jepang turun 0,76 persen.

Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,66 persen. (dim/gen)

Sumber : www.cnnindonesia.com | 08 Maret 2016

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Menperin Baru: Industri, Motor Ekonomi & Serap Tenaga Kerja
EKONOMI

Menperin Baru: Industri, Motor Ekonomi & Serap Tenaga Kerja

Jakarta, hotfokus.com Sektor industri menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan...

Penempatan Manajer KDKMP Bikin Heboh, Kemenkop Buka Fakta di Baliknya
EKONOMI

Penempatan Manajer KDKMP Bikin Heboh, Kemenkop Buka Fakta di Baliknya

Jakarta, Hotfokus.com Penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tengah menjadi sorotan...

EKONOMI

Perpres Ditandatangani, KDKMP Jadi Simpul Distribusi Barang Bersubsidi

Jakarta, Hotfokus.com Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...

3 Jurus Buat Pacu Pertumbuhan Ekonomi. Investasi, Produktivitas dan Ekspor
EKONOMI

3 Jurus Buat Pacu Pertumbuhan Ekonomi. Investasi, Produktivitas dan Ekspor

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah masih mengantisipasi ketidakpastian masalah terkait energi dan logistik akibat...