Home EKONOMI Mantap! Meski Di Tengah Pandemi, Surplus Perdagangan Terus Meninggi
EKONOMINASIONAL

Mantap! Meski Di Tengah Pandemi, Surplus Perdagangan Terus Meninggi

Share
Mantap! Meski Di Tengah Pandemi, Surplus Perdagangan Terus Meninggi
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Neraca perdagangan periode April 2021 kembali mencatatkan surplus. Tercatat nilai surplusnya mencapai USD2,19 miliar. Sementara surplus perdagangan juga terjadi pada periode Januari – April 2021 sebesar USD7,72 miliar.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto, menjelaskan surplus perdagangan pada periode April 2021 terjadi karena nilai ekspor pada bulan itu sebesar USD18,48 miliar. Sementara nilai impor adalah sebesar USD16,29 miliar. Untuk surplus perdagangan kumulatif terjadi karena nilai ekspor sebesar USD67,38 miliar. Sedangkan nilai impor mencapai USD59,67 miliar.

“Bukannya menipis surplus perdagangan kita malah menguat dari bulan lalu. Dan Kalau kita mundur ke belakang, dengan surplus pada April 2021 ini maka Indonesia alami surplus secara berturut-turut sejak bulan Mei 2020 lalu,” kata Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Kamis (15/5/2021).

Dikatakannya surplus yang sangat tinggi secara kumulatif tersebut juga menjadi yang tertinggi sejak tahun 2018. Hal ini menjadi catatan positif bahwa program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang terus dilakukan pemerintah sudah menunjukkan hasil yang positif.

“Harapan kita neraca perdagangan pada April 2021 ini akan terus bisa dicapai pada bulan-bulan berikutnya dengan performa ekspor yang lebih meningkat karena didukung oleh naiknya permintaan dan kenaikan harga komoditas,” sambungnya.

Untuk kinerja ekspor di bulan April 2021, terjadi kenaikan 0,69 persen dibandingkan bulan sebelumnya (mtom) dimana nilai ekspor saat itu hanya USD18,35 miliar. Sedangkan jika dibandingkan periode yang sama tahun 2020 angka ekspor itu naik signifikan sebesar 51,94 persen dari sebelumnya sebesar USD12,16 miliar.

“Secara year on year kenaikan ekspor kita sangat mengesankan. Ekspor pada Maret lalu itu sudah tinggi dan banyak yang memprediksi bahwa April akan turun tapi ternyata justru malah tumbuh ekspornya 0,69 persen (mtom),” sambung Kecuk.

Sementara kinerja impor pada periode April 2021 turun 2,98 persen dari bulan Maret 2021 sebesar USD16,79 miliar menjadi USD16,29 miliar. Sedangkan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu angka impor pada Maret 2021 naik sebesar 29,93 persen.

“Impor secara bulanan memang turun namun jika dilihat secara tahunan naik tinggi atau cukup sifnifikan,” pungkas Kecuk. (DIN/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2021 Bergantung Perkembangan Varian Delta
NASIONAL

Pemerintah akan Bentuk BUMN Khusus Bidang Semikonduktor

Jakarta, hotfokus.com Industri elektronik menjadi salah sektor prioritas yang mendapat perhatian serius....

Mentan Amran menyita 133 ton bawang bombay ilegal dan menegaskan tak ada toleransi impor ilegal yang merugikan petani.
NASIONAL

Amran Geram! Impor Ilegal Bawang Ancam Petani, 133 Ton Disita dan Pelaku Diburu

Jakarta, hotfokus.com Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali mengirim sinyal keras ke...

Penjaminan dan asuransi ekspor dinilai krusial untuk menekan risiko perdagangan global di tengah gejolak geopolitik dan digitalisasi transaksi.
NASIONAL

Penjaminan Ekspor Jadi Andalan Hadapi Gejolak Perdagangan Global

Jakarta, hotfokus.com Dinamika perdagangan global yang makin kompleks menuntut pelaku usaha dan...

RI Betot Potensi Transaksi Rp1,16 Triliun di CAEXPO 2025 di Tiongkok
EKONOMI

Kemendag Banyak Terima Aduan Isi Ulang Saldo & Paylater Selama 2025

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkap banyak menerima aduan atau laporan terkait...