Home EKONOMI Obligasi Jatuh Tempo MEDC Diganjar Peringkat “idA+” Oleh Pefindo
EKONOMINASIONAL

Obligasi Jatuh Tempo MEDC Diganjar Peringkat “idA+” Oleh Pefindo

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat Obligasi Berkelanjutan III PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Tahap I tahun 2018 Seri A mendapatkan rating “idA+”. Obligasi dengan pokok senilai Rp282,5 miliar ini akan jatuh tempo pada tanggal 29 Maret 2021. Dalam pengumumannya, Pefindo menyatakan bahwa MEDC akan melunasi obligasi yang akan jatuh tempo tersebut dengan menggunakan kas dari penerbitan obligasi berdenominasi US dollar yang telah ditaruh dalam escrow account.

“Per November 2020, Perusahaan memiliki USD73,8 juta dari hasil penerbitan obligasi berdenominasi US dollar yang ditujukan untuk melunasi seluruh obligasi yang akan jatuh tempo di 2021,” demikian disebutkan dalam keterangan Pefindo, Kamis (28/1/2021).

Sementara itu PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) untuk Obligasi Berkelanjutan III seri 2018 mendapat rating “idBBB”. Obligasi tersebut akan jatuh tempo pada pada 23 Februari 2021.

”WSKT diharapkan dapat melunasi sepenuhnya obligasi yang akan jatuh tempo tersebut menggunakan campuran kas internal yang akan berasal dari pembayaran proyek konstruksi serta hasil dari rencana aksi korporasi,” lanjutnya.

Peringkat efek utang dengan peringkat idA mengindikasikan bahwa kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut, dibandingkan dengan Obligor lainnya di Indonesia, adalah kuat. Walaupun demikian, kemampuan obligor mungkin akan mudah terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi, dibandingkan dengan efek utang yang peringkatnya lebih tinggi. Tanda Tambah (+) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif kuat dan di atas rata-rata kategori yang bersangkutan.

Ditambahkan, Efek utang dengan peringkat idBBB menunjukkan parameter perlindungan yang memadai relatif terhadap sekuritas utang Indonesia lainnya. Namun merugikan kondisi ekonomi atau keadaan yang berubah lebih cenderung melemahkan kemampuan penerbit untuk memenuhi keuangan jangka panjangnya komitmen atas keamanan hutang. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Harga pupuk bersubsidi turun 20% tanpa tambah anggaran. Menko Pangan sebut reformasi ini langkah bersejarah bagi petani.
NASIONAL

Harga Pupuk Turun 20%! Menko Pangan Ungkap Reformasi Ini Bikin Petani Diuntungkan

Jakarta, hotfokus.com Kabar besar datang dari sektor pangan. Menteri Koordinator Bidang Pangan...

Dukungan Publik Menguat, Menkop Apresiasi Hasil Survei Kopdes Merah Putih
EKONOMI

Dukungan Publik Menguat, Menkop Apresiasi Hasil Survei Kopdes Merah Putih

Bogor, Hotfokus.com Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengapresiasi hasil survei KedaiKOPI yang menunjukkan...

Poly-Working, Side Hustle, dan Rasionalitas Bertahan Generasi Z
NASIONAL

Poly-Working, Side Hustle, dan Rasionalitas Bertahan Generasi Z

Oleh : Andi N Sommeng Kalau hari ini ada anak muda bekerja...

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2021 Bergantung Perkembangan Varian Delta
NASIONAL

Pemerintah akan Bentuk BUMN Khusus Bidang Semikonduktor

Jakarta, hotfokus.com Industri elektronik menjadi salah sektor prioritas yang mendapat perhatian serius....