Home NASIONAL 45 Perusahaan Produsen Batu Bara Sampaikan Komitmen DMO Ke Pemerintah
NASIONAL

45 Perusahaan Produsen Batu Bara Sampaikan Komitmen DMO Ke Pemerintah

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Sebanyak 45 perusahaan produsen batu bara nasional telah menyampaikan komitmen  domestic market obligation (DMO) kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Hal itu disampaikan oleh Direktur Jendral Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin, dalam webinar hari ini, Rabu (27/1/2021).

Ridwan mengatakan, penyampaian komitmen DMO itu sekaligus jawaban bahwa pasokan energi untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) terjamin, sehingga tidak akan ada pemadaman listrik seperti yang menjadi isu hangat beberapa hari terakhir.

“Semua perusahaan pemasok batu bara kepada PLN sudah katakan komitmennya untuk penuni kewajibannya pada waktu yang disepakati,” tuturnya.

Sebelumnya, informasi mengenai kemungkinan pemadaman listrik bergilir hingga Maret disampaikan oleh Ketua Komis VI Faisol Riza. Melalui akun Instagram resminya, @faisol8418, ia menyebutkan bahwa pemadaman listrik bergilir disebabkan pasokan batu bara tidak stabil.

“Situasi listrik nasional kita hari ini sudah prihatin. Kemungkinan akan ada pemadaman secara bergilir karena pasokan batu bara yang tidak stabil,” tulis Faisol Riza dalam cuitannya.

WhatsApp Image 2021-01-27 at 15.30.36

Senada dengan Dirjen Minerba, Rida Mulyana, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM juga membantah hal itu. Rida memastikan tidak ada pemadaman listrik bergilir hingga Maret mendatang.

“Ini pertanyaan sangat mendasar, pak Januari padam tidak sampai akhir? Tidak, sekarang tanggal 27, tidak Insyaallah tidak ada (pemadaman listrik). Jadi, sampai 31 Januari haqqul yakin Insyaallah tidak ada kekurangan pasokan listrik,” kata Rida.

Tidak hanya pada awal tahun saja, Rida juga menjamin listrik tidak akan padam pada Februari dan Maret mendatang. Terlebih menurutnya, semua perusahaan produsen batu bara sudah menyampaikan komitmennya untuk memenuhi kewajiban pemenuhan kebutuhan batu bara dalam negeri atau DMO. Adapun porsi DMO sendiri, yakni 25 persen dari rencana jumlah produksi batu bara 2021.

“Februari bagaimana? Tadi saya bilang Februari itu PLN perlukan tambahan 1,2 juta metrik ton (batu bara) tapi sudah ditegaskan Pak Ridwan (Dirjen Minerba). Dari sisi pemasok ada beberapa malah produsen batu bara yang melebihi DMO. Komitmen tinggi. Saya kok yakin di Februari juga tidak akan ada sampai krisis seperti itu,” tegasnya.

Kementerian ESDM, lanjut Rida, sudah berusaha maksimal agar pemadaman listrik tidak terjadi di tengah pandemi covid-19 dan musim penghujan, bahkan hingga bulan Maret, seperti yang disebutkan Faisol Riza.

“Begitupun dengan Maret, karena apa kalau dari sisi komitmen kita dengar Pak Ridwan mencukupi,” pungkasnya. (SNU/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Bursa Wirausaha Disiapkan Jadi Mesin Cetak 10 Juta Wirausaha Muda Baru
NASIONAL

Bursa Wirausaha Disiapkan Jadi Mesin Cetak 10 Juta Wirausaha Muda Baru

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah menargetkan lahirnya 10 juta wirausaha muda baru pada masa...

NASIONAL

Menperin Minta Industri Gunakan Mata Uang Lokal Pada Transaksi Ekspor

Jakarta, hotfokus.com Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, meminta kalangan industri menggunakan...

BI menaikkan suku bunga menjadi 5,50 persen. Pengamat menilai langkah ini penting menjaga rupiah dan mengendalikan inflasi.
NASIONAL

BI Tiba-Tiba Naikkan Suku Bunga Lagi, Kenapa?

Jakarta, hotfokus.com Bank Indonesia (BI) secara mengejutkan memutuskan menaikkan suku bunga acuan...

DSI Jadi Gerbang Tunggal Ekspor SDA, Pemerintah Pastikan Transparan dan Tak Ganggu Kontrak Lama
NASIONAL

DSI Jadi Gerbang Tunggal Ekspor SDA, Pemerintah Pastikan Transparan dan Tak Ganggu Kontrak Lama

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah memastikan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI akan...