Home NASIONAL SP PLN Dukung Manajemen Lakukan Renegosiasi Kontrak IPP
NASIONAL

SP PLN Dukung Manajemen Lakukan Renegosiasi Kontrak IPP

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Menyikapi pemberitaan di beberapa media massa baik cetak maupun elektronik yang beredar akhir-akhir ini terkait Renegosiasi Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW untuk menyelamatkan dan mengurangi beban keuangan PT PLN (Persero), Ketua Umum SP PLN, M.Abrar Ali, SH menyambut positif hal tersebut.
“Kami siap mendukung segala upaya yang akan dilakukan oleh Direksi PLN guna melakukan Renegosiasi Kontrak IPP (Independence Power Producer) dalam Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW,” kata Abrar di Sekretariat DPP SP PLN Jakarta, Senin.

Namun menurut dia, strategi untuk masuk ke ranah renegosiasi perlu disiapkan secara matang oleh Direksi PLN agar tidak menimbulkan dampak negative bagi para pihak, agar penyediaan tenaga listrik dapat dijalankan secara berkesinambungan.

“Ibarat menarik sehelai rambut, maka tepungnya tidak boleh berantakan. Untuk itu SP PLN meminta dukungan dari seluruh mitra kerja PLN (Swasta/BUMN), Pemerintah dan DPR RI untuk bekerja sama menjaga kesinambungan industri ketenagalistrikan Indonesia, “ ujar Abrar yang pada kesempatan itu didampingi Sekjen SP PLN Ir. Bintoro Suryo Sudibyo, MM.

Selain itu, pihaknya juga menyoroti agar internal PLN perlu melakukan evaluasi ulang apakah investasi secara massif masih relevan dengan perlambatan pertumbuhan yang akan terjadi di tahun ini dan beberapa tahun ke depan. “Kontrak energi primer, kontrak pengadaan material dan konstruksi juga merupakan hal-hal yang harus disoroti dan diperhatikan oleh Direksi PLN untuk menyelamatkan keuangan perseroan ke depan,” ujarnya.

“Sebagai Badan Usaha Milik Negara, maka dalam kondisi normal PLN bisa saja meminta kepada Pemerintah suntikan dana untuk menyelamatkan keuangan PLN, namun dengan kondisi saat ini tentu saja tidak mungkin dilakukan karena Pemerintah juga tengah membutuhkan dana ekstra untuk hal-hal yang lebih penting lainnya,” tambah dia.

Untuk itu, pihaknya juga mengajak seluruh pengurus dan anggota SP PLN dari Sabang sampai Merauke untuk mendukung langkah-langkah yang ditempuh direksi dalam melakukan Renegosiasi Kontrak IPP guna mengurangi tekanan terhadap likuiditas PLN terutama yang bersumber dari kontrak IPP,  energi primer, pengadaan material dan konstruksi.

“DPP menginstruksikan seluruh pengurus dan anggota SP PLN khususnya dan Pegawai PLN pada umumnya untuk berpartisipasi meningkatkan produktivitas dan effisiensi pada semua lini organisasi dan terus membangun komunikasi dan hubungan industrial yang harmonis dengan manajemen setempat,” pungkasnya.(RAL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Konsentrat Tembaga
NASIONAL

Harga Mineral Terkoreksi, HPE Tembaga & Emas Ikut Lunglai

Jakarta, hotfokus.com Menyusul terkoreksinya harga mineral, harga patokan ekspor (HPE) konsentrat tembaga...

NASIONAL

Selama Puasa, Busana Muslim, Perlengkapan Ibadah serta Alas Kaki Laris Manis

Jakarta, hotfokus.com Kalangan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dalam negeri merasa...

Jasa Marga memprediksi lebih dari 1 juta kendaraan melintas di Tol Trans Jawa saat mudik Lebaran 2026.
NASIONAL

Mudik 2026 Meledak! Lebih dari 1 Juta Kendaraan Diprediksi Padati Tol Trans Jawa

Jakarta, hotfokus.com Arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa. PT Jasamarga Transjawa Tol...

Menhub Optimistis Arus Mudik Lebaran 2026 Tetap Meningkat
NASIONAL

Menhub Optimistis Arus Mudik Lebaran 2026 Tetap Meningkat

Jakarta, hotfokus.com Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, memastikanpergerakan masyarakat pada arus mudik...