Home NASIONAL Gara – Gara Virus Corona, Kunjungan Wisman Ke Indonesia Anjlok
NASIONAL

Gara – Gara Virus Corona, Kunjungan Wisman Ke Indonesia Anjlok

Share
Wisatawan mancanegara meninggalkan Pelabuhan Bangsal usai dievakuasi dari Gili Trawangan di Pelabuhan Bangsal, Lombok Utara, NTB, Senin (6/8). Sedikitnya 700 orang wisatawan bersama warga setempat dievakuasi dari Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno menuju Pelabuhan Bangsal mengantisipasi terjadinya gempa susulan. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/wsj/18.
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Merebaknya kasus virus corona di berbagai negara khususnya di China rupanya berdampak pada tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Tercatat kunjungan wisman pada Januari 2020 mengalami penurunan 7,62 persen dibandingkan Desember 2019 dari sebelumnya 1,37 juta wisman menjadi 1,27 juta wisman (month to month / mtom). Namun jika dibanding Januari 2019 tingkat kunjungan wisman Januari 2020 (year on year /yoy) meningkat 5,85 persen dimana saat itu tingkat kunjungan wisman mencapai 1,2 juta.

Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Yunita Rusanti, mengatakan bahwa corona ini menjadi momok yang cukup menakutkan bagi sektor pariwisata dan juga kesehatan. Sebab dari berbagai kasus yang terjadi di berbagai negara, sudah ribuan orang yang dinyatakan meninggal. Oleh sebab itu, pergerakan atau mobilitas manusia lintas negara mulai akhir Januari 2020 mulai berkurang demi menghindari dampak buruk dari penularan virus corona. Akibatnya tingkat kunjungan wisman di berbagai negara anjlok termasuk di Indonesia.

“Virus Covid 19 (corona) mulai minggu terakhir bulan Januari 2020, kalau kita lihat data mingguan, sebetulnya di minggu keempat itu di beberapa negara mengalami penurunan (kunjungan wisman),” kata Yunita dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (2/3).

Meski turun, tingkat kunjungan wisman terdorong oleh adanya momen perayaan imlek yang jatuh pada 25 Januari 2020 lalu sehingga tingkat penurunan kunjungan wisman sedikit tertahan. Jika mengacu pada tren yang terjadi di setiap awal tahun, memang tingkat kunjungan wisman juga selalu turun karena sudah berakhirnya masa peak season di bulan Desember tahun sebelumnya.

“Tapi pola bulanan wisman di Januari memang selalu ada penurunan, tapi karena ada imlek maka terjadi kenaikan (secara yoy),” ulas dia.

Berdasarkan data kewarganegaraan, kunjungan wisman tertinggi pada Januari 2020 secara bulanan (mtom) berasal dari Saudi Arabia sebesar 82,37 persen, Taiwan 41,12 persen dan Kuwait sebesar 33,82 persen. Sementara tingkat kunjungan wisman yang turun signifikan dibandingkan Desember 2019 yaitu dari Uni Emirat Arab (UAE) sebesar 34,82 persen, Hongkong 49,71 persen dan dari Afrika Selatan 60,90 persen.

Sementara itu tingkat kunjungan wisman yang khusus dari China dimana China merupakan negara asal munculnya virus corona, BPS justru mencatat terjadi peningkatan pada Januari 2020 lalu dibandingkan Januari 2019. Namun peningkatannya sangat kecil yaitu hanya 1,46 persen. Sedangkan jika dibandingkan periode Desember 2019 (mtom) tingkat kunjungannya besar sekali yaitu 17,58 persen dari 154.175 orang menjadi 178.665 orang.

“Kunjungan dari Tiongkok masih naik walau kecil sekali 1,46 persen (dibandingkan Januari 2019). Itu perubahan sangat signifikan jika dibandingkan Desember 2019, ini ada dua hal yang mempengaruhi yaitu karena ada imlek tetapi disaat yang sama juga ada isu corona,” pungkas Yunita. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
25 Juta Warga Bakal Punya Rekening Gratis, Pemerintah Siapkan Saldo Awal Rp50 Ribu!
NASIONAL

25 Juta Warga Bakal Punya Rekening Gratis, Pemerintah Siapkan Saldo Awal Rp50 Ribu!

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah bersiap meluncurkan Program Satu Orang Satu Rekening sebagai bagian...

Dugaan Penyadapan Prabowo Bikin Geger, Bakom Ingatkan Bahaya Politik Pecah Belah!
NASIONAL

Dugaan Penyadapan Prabowo Bikin Geger, Bakom Ingatkan Bahaya Politik Pecah Belah!

Jakarta, Hotfokus.com Dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto memicu perhatian pemerintah. Kepala...

UU Satu Data Indonesia Disahkan, Era Data Pemerintah yang Terpecah Mulai Berakhir?
NASIONAL

UU Satu Data Indonesia Disahkan, Era Data Pemerintah yang Terpecah Mulai Berakhir?

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah memperkuat fondasi pembangunan nasional melalui pengesahan Undang-Undang Satu Data...

Manufaktur RI Makin Panas! Indeks Bisnis Tembus 52,75, Pesanan Baru Ikut Melonjak
NASIONAL

Manufaktur RI Makin Panas! Indeks Bisnis Tembus 52,75, Pesanan Baru Ikut Melonjak

Jakarta, Hotfokus.com Industri manufaktur Indonesia menunjukkan sinyal pertumbuhan yang semakin kuat. Badan...