Home EKONOMI Indef Minta Pemerintah Fokus Dorong Pertumbuhan Konsumsi
EKONOMINASIONAL

Indef Minta Pemerintah Fokus Dorong Pertumbuhan Konsumsi

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Lembaga kajian ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mengatakan,  bahwa stabilitas ekonomi nasional akan terjaga di tengah kekhawatiran virus corona jika + fokus menjaga tingkat pertumbuhan konsumsi.

Hal ini disampaikan ekonom senior Indef Aviliani dalam konferensi pers bertema “Salah Kaprah Status Negara Maju” di Jakarta, Kamis (27/2/2020). “Kontribusi PDB terbesar kita kan dari konsumsi. Konsumsi menjadi kunci supaya ekonomi tidak turun, nah gimana caranya? APBN dan APBD harus lebih banyak diguyur ke masyarakat,” tukasnya.

Menurut dia, bukan berarti pemerintah memberikan uang langsung ke masyarakat, tapi lebih berkonsentrasi ke pemberdayaan masyarakat. “Kalau kita lihat, konsentrasi ke infrastruktur itu sering kali tidak ke konsumsi. Harus ada peralihan dari investasi infrastruktur ke arah pembangunan yang bisa menciptakan pemberdayaan bagi masyarakat,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah juga harus segera memberikan relaksasi penilaian kualitas kredit bagi debitur yang usahanya terdampak virus corona.

“Industri yang terdampak virus corona dapat mengakibatkan produksinya menurun dan mengakibatkan cash flow terhambat, mereka tidak bisa bayar kredit. Biasanya mereka langsung tidak dipercaya dan mati. Nah, itu ada relaksasi dari sisi restrukturisasi kredit, ada relaksasi dari NPL (kredit bermasalah), sehingga nanti tidak mengganggu jalannya industri,” paparnya.

Ia berharap, relaksasi keuangan tidak berdasarkan atau dipatok berdasarkan angka tertentu mengingat dampak virus corona cukup luas bagi industri. “Jangan dilihat dari angka kreditnya, lihat saja kalo itu memang bisa dibuktikan karena virus, karena dianggap bencana harus ada relaksasinya,” ucapnya.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyiapkan kebijakan stimulus untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional sebagai kebijakan “countercyclical” dalam mengantisipasi dampak buruk penyebaran virus corona.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam siaran pers OJK di Jakarta, Rabu (26/2/2020) menyampaikan stimulus yang telah disiapkan itu adalah relaksasi pengaturan penilaian kualitas aset kredit dengan plafon sampai dengan Rp10 miliar.

Kebijakan itu hanya didasarkan pada satu pilar yaitu ketepatan pembayaran pokok dan/atau bunga, terhadap kredit yang telah disalurkan kepada debitur di sektor yang terdampak penyebaran virus corona, yang sejalan dengan sektor yang diberikan insentif oleh pemerintah.

Selain itu, relaksasi pengaturan restrukturisasi kredit yang disalurkan kepada debitur di sektor yang terdampak penyebaran virus corona, yang sejalan dengan sektor yang diberikan insentif oleh pemerintah.(ert/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
25 Juta Warga Bakal Punya Rekening Gratis, Pemerintah Siapkan Saldo Awal Rp50 Ribu!
NASIONAL

25 Juta Warga Bakal Punya Rekening Gratis, Pemerintah Siapkan Saldo Awal Rp50 Ribu!

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah bersiap meluncurkan Program Satu Orang Satu Rekening sebagai bagian...

Dugaan Penyadapan Prabowo Bikin Geger, Bakom Ingatkan Bahaya Politik Pecah Belah!
NASIONAL

Dugaan Penyadapan Prabowo Bikin Geger, Bakom Ingatkan Bahaya Politik Pecah Belah!

Jakarta, Hotfokus.com Dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto memicu perhatian pemerintah. Kepala...

UU Satu Data Indonesia Disahkan, Era Data Pemerintah yang Terpecah Mulai Berakhir?
NASIONAL

UU Satu Data Indonesia Disahkan, Era Data Pemerintah yang Terpecah Mulai Berakhir?

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah memperkuat fondasi pembangunan nasional melalui pengesahan Undang-Undang Satu Data...

Manufaktur RI Makin Panas! Indeks Bisnis Tembus 52,75, Pesanan Baru Ikut Melonjak
NASIONAL

Manufaktur RI Makin Panas! Indeks Bisnis Tembus 52,75, Pesanan Baru Ikut Melonjak

Jakarta, Hotfokus.com Industri manufaktur Indonesia menunjukkan sinyal pertumbuhan yang semakin kuat. Badan...