Home NASIONAL Paling Lambat 1 Juli Pengalihan Penerbangan ke Bandara Kertajati
NASIONAL

Paling Lambat 1 Juli Pengalihan Penerbangan ke Bandara Kertajati

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Paling lambat 1 Juli 2019 seluruh operasional penerbangan domestik dengan pesawat jet di Bandara Internasional Husein Sastranegara dialihkan ke Bandara Internasional Kertajati.

Hal tersebut disepakati dalam rapat pada hari ini, yang digelar di Kertajati dan dipimpin oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi serta dihadiri antara lain oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, PT Angkasa Pura II (Persero), PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), AirNav Indonesia, dan perwakilan dari maskapai nasional.

“Pemerintah pusat berkomitmen untuk mengatur semua stakeholder agar pelayanan di Kertajati ini menjadi baik. Kita rencanakan paling lambat 1 Juli, karena bertahap. Di sini (Kertajati) ada 28 take off, 28 landing, berarti ada 56 take off dan landing yang pindah ke Kertajati yaitu semua pesawat jet (rute) dalam negeri,” ujar Menhub dalam pernyataannya, Kamis (20/06).

Adapun untuk operasional seluruh pesawat propeller (baling-baling) dan pesawat yang mengoperasikan rute luar negeri tetap melalui Husein Sastranegara di Bandung.

Menyusul keputusan tersebut, PT Angkasa Pura II (Persero) menyatakan siap untuk melakukan penataan penerbangan di Husein Sastranegara dan Kertajati.

President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan saat ini tengah dilakukan pendataan terkait kebutuhan yang diperlukan maskapai agar pengalihan penerbangan perjalan mulus.

“Kami tengah mendata apa saja yang dibutuhkan maskapai supaya paling lambat 1 Juli 2019 seluruh penerbangan sudah pindah ke Kertajati,” kata dia.

Lebih lanjut, Muhammad Awaluddin mengatakan penataan penerbangan yang dilakukan ini dilakukan dengan konsep multi airport system guna menyeimbangkan lalu lintas penerbangan sehingga bandara dan maskapai dapat beroperasi lebih efektif dan efisien.

“Penataan penerbangan ini dilakukan di Husein Sastranegara, Kertajati, dan juga Soekarno-Hatta di Cengkareng serta Halim Perdanakusuma (Jakarta) dengan memperhatikan 4 area yakni fasilitas, infrastruktur, sistem operasi penerbangan, dan sumber daya manusia.”

Adapun rute-rute yang rencananya akan dialihkan dari Husein Sastranegara ke Kertajati untuk sementara ini adalah:

  1. Surabaya : 14 flight/hari
  2. Denpasar : 12 flight/hari
  3. Pekanbaru: 4 flight/hari
  4. Banjarmasin: 2 flight/hari
  5. Kualanamu: 6 flight/hari
  6. Ujung Pandang: 2 flight/hari
  7. Palembang: 4 flight/hari
  8. Padang: 2 flight/hari
  9. Balikpapan: 2 flight/hari
  10. Yogyakarta: 2 flight/hari
  11. Lombok: 2 flight/hari
  12. Pontianak: 2 flight/hari
  13. Batam: 2 flight/hari (SA)
Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Pemerintah Terus Kejar Pengemplang Utang BLBI

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah akan terus mengejar para pengemplang Bantuan Likuiditas Bank Indonesia...

Pelindo Naik Tiga Peringkat di Fortune 100, Sofyano: Bukti Kerja Keras Mulai Berbuah
NASIONALOPINI

Pelindo Naik Tiga Peringkat di Fortune 100, Sofyano: Bukti Kerja Keras Mulai Berbuah

Jakarta,Hotfokus.com PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo berhasil naik tiga peringkat dalam...

NASIONAL

DPR Minta Konsumen Dilindungi dari Klaim Gizi Menyesatkan

Jakarta, Hotfokus.com Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani meminta pemerintah memperketat...

Medco Raup Laba USD275 Juta, Tapi Gas Justru Jadi Kunci Besarnya
NASIONAL

Medco Raup Laba USD275 Juta, Tapi Gas Justru Jadi Kunci Besarnya

Jakarta, Hotfokus.com PT Medco Energi Internasional Tbk mencatat kinerja kuat sepanjang semester...